HeadlineHukum

Faizal Assegaf Puji Prabowo soal Kasus Febrie Adriansyah: Langkah Bersejarah

×

Faizal Assegaf Puji Prabowo soal Kasus Febrie Adriansyah: Langkah Bersejarah

Share this article
Kritikus politik Faizal Assegaf menilai langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mengawal penanganan dugaan kasus korupsi yang melibatkan mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah, sebagai momentum bersejarah bagi penguatan penegakan hukum di Indonesia. Foto: (Humas Polri).

Jakarta – Kritikus politik, Faizal Assegaf, memuji Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan tiga kasus korupsi yang menjerat mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah. Faizal menyebut terungkapnya kasus ini berhasil membuat moral publik kembali bangkit.

“Moral publik bangkit dan menegaskan apresiasi kepada Presiden soal kasus Febrie,” ujar Faizal ketika dihubungi, Minggu (12/7/2026).

Ia mengatakan pengungkapan kasus ini mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat. Menurutnya, langkah tegas pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo ini menuai banyak pujian.

“Ini langkah bersejarah dan sangat strategis bagi peta jalan penegakan hukum ke depan,” sambungnya.

Terbongkarnya kasus Febrie ini, kata Faizal, merupakan lompatan penegakan hukum yang positif secara prinsipil dan fundamental. “Presiden mendapatkan sorotan yang positif dari publik,” tutur Faizal.

“Jadi, ini satu peta jalan yang mengukir hubungan yang semakin kuat antara rakyat dan Presiden, yang diikat oleh kebangkitan komitmen penegakan hukum,” sambungnya.

Ia berharap Prabowo bersama rakyat dapat menyatu dan bersenyawa untuk mendorong proses penegakan hukum kasus Febrie Adriansyah ini agar tidak berhenti di tengah jalan.

Pada kesempatan yang sama, Faizal juga memuji pelimpahan perkara tiga kasus korupsi dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Dengan pelimpahan ini, terangnya, komitmen integritas Kejagung akan benar-benar diuji.

“Itu justru bagus, supaya menguji komitmen Kejaksaan Agung, kan? Agar tidak tebang pilih. Ini momentum untuk Kejaksaan Agung menegakkan supremasi hukum secara objektif, tidak tebang pilih. Jadi, langkah polisi menyerahkan kasus ke Kejaksaan Agung itu memang alurnya harus begitu,” pungkasnya.(*)

Berikut versi berita yang lebih rapi, mengalir, dan bergaya media:

Faizal Assegaf Sebut Langkah Prabowo Tangani Kasus Febrie Adriansyah sebagai Momentum Bersejarah

Jakarta – Kritikus politik Faizal Assegaf memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas penanganan dugaan kasus korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Menurutnya, langkah pemerintah dalam mengawal proses penegakan hukum menjadi momentum penting bagi penguatan kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi.

“Moral publik bangkit dan menegaskan apresiasi kepada Presiden soal kasus Febrie,” ujar Faizal saat dihubungi, Minggu (12/7/2026).

Faizal menilai pengungkapan perkara tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Ia menyebut langkah tegas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo menjadi tonggak penting dalam memperkuat agenda penegakan hukum di Indonesia.

“Ini langkah bersejarah dan sangat strategis bagi peta jalan penegakan hukum ke depan,” katanya.

Menurut Faizal, terbongkarnya dugaan kasus yang melibatkan Febrie Adriansyah merupakan lompatan besar dalam upaya pemberantasan korupsi. Ia menilai proses tersebut memperlihatkan komitmen pemerintah untuk menegakkan hukum secara lebih tegas dan memberikan dampak positif terhadap persepsi publik.

“Presiden mendapatkan sorotan yang positif dari publik. Jadi, ini satu peta jalan yang mengukir hubungan yang semakin kuat antara rakyat dan Presiden, yang diikat oleh kebangkitan komitmen penegakan hukum,” ujarnya.

Faizal berharap Presiden Prabowo bersama masyarakat terus mengawal proses hukum agar penanganan perkara tersebut berjalan secara konsisten hingga tuntas.

Selain itu, Faizal juga menilai pelimpahan tiga perkara dugaan korupsi dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri kepada Kejaksaan Agung merupakan langkah yang tepat. Menurutnya, proses tersebut sekaligus menjadi ujian bagi komitmen Kejaksaan Agung dalam menegakkan hukum secara objektif dan tanpa pandang bulu.

“Itu justru bagus, supaya menguji komitmen Kejaksaan Agung agar tidak tebang pilih. Ini momentum untuk Kejaksaan Agung menegakkan supremasi hukum secara objektif. Jadi, langkah polisi menyerahkan kasus ke Kejaksaan Agung itu memang alurnya harus begitu,” Pungkas Faizal.(*)