HeadlinePemerintah

Hadiri Peluncuran InnoFood 2026, Mualem Dorong Penguatan Inovasi untuk Kemandirian Petani

×

Hadiri Peluncuran InnoFood 2026, Mualem Dorong Penguatan Inovasi untuk Kemandirian Petani

Share this article
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, berbincang dengan Ketua Umum DPN HKTI, Sudaryono, saat menghadiri peluncuran InnoFood 2026 dalam rangka HUT ke-53 HKTI di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (27/4/2026). Foto: (Humas Aceh).

JAKARTA — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menghadiri peluncuran InnoFood 2026 yang digelar Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 organisasi tersebut. Kegiatan berlangsung di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Senin (27/4/2026).

Kehadiran Mualem menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Aceh dalam mendukung penguatan sektor pertanian nasional, khususnya melalui kolaborasi lintas daerah dan pusat.

Dalam sambutannya, Mualem menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sektor pertanian yang tangguh dan berdaya saing. Ia menilai, inovasi menjadi kunci utama untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

“Kita harus memperkuat sinergi antara pusat dan daerah agar petani kita benar-benar berdaya. Inovasi seperti InnoFood ini menjadi langkah strategis untuk mendorong hasil pertanian yang lebih kompetitif dan berkelanjutan,” ujar Mualem.

Menurutnya, sektor pertanian tidak lagi bisa bergantung pada pola konvensional, melainkan harus didukung teknologi, riset, serta pendekatan inovatif yang mampu menjawab tantangan global, termasuk perubahan iklim dan dinamika pasar.

Peluncuran InnoFood 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua Umum DPN HKTI, Dr. H. Sudaryono. Dalam kesempatan itu, Sudaryono menekankan pentingnya peran aktif seluruh jajaran HKTI dalam mendampingi petani di lapangan.

“HKTI harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah, bukan hanya organisasi formal. Kita harus turun langsung membantu petani agar mampu meningkatkan kapasitas dan kesejahteraannya,” kata Sudaryono.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, menyoroti pentingnya penguatan riset dan inovasi dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Ia mendorong agar hasil penelitian tidak berhenti di tingkat akademik, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata hingga ke tingkat petani.

“Riset harus bisa menjawab kebutuhan petani. Implementasi hasil penelitian menjadi kunci dalam menciptakan sistem pertanian yang modern dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan peluncuran InnoFood 2026 ditutup dengan prosesi simbolis serta penyerahan santunan kepada 53 anak yatim sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang HKTI dalam berkontribusi bagi sektor pertanian Indonesia.

Momentum ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mendorong transformasi pertanian nasional yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran petani sebagai pilar utama ketahanan pangan bangsa.(*)