EkonomiHeadline

BSI Aceh Perkuat Literasi Keuangan Syariah Bersama Insan Pers di Bulan Ramadhan

×

BSI Aceh Perkuat Literasi Keuangan Syariah Bersama Insan Pers di Bulan Ramadhan

Share this article
Regional CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh, Imsak Ramadhan, menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Literasi Keuangan Syariah yang dirangkai dengan Kajian Ramadhan bersama insan pers di Banda Aceh, Senin (16/3/2026). Foto: (Humas BSI Aceh).

Banda Aceh – Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh terus memperkuat komitmennya dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Literasi Keuangan Syariah yang dirangkai dengan Kajian Ramadhan bersama insan pers di Banda Aceh.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh para jurnalis dari berbagai media online, cetak, maupun elektronik, serta jajaran manajemen dan pegawai Bank Syariah Indonesia Regional Aceh. Momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai ruang refleksi sekaligus sarana edukasi untuk memperdalam pemahaman mengenai prinsip-prinsip ekonomi syariah yang semakin relevan di tengah perkembangan ekonomi modern.

Regional CEO Bank Syariah Indonesia Aceh, Imsak Ramadhan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BSI dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sistem keuangan berbasis syariah. Menurutnya, literasi keuangan menjadi kunci penting dalam membangun masyarakat yang cerdas secara finansial sekaligus memiliki kesadaran terhadap nilai-nilai keislaman.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang pembelajaran bersama yang tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga mempererat silaturahmi dengan rekan-rekan media sebagai mitra strategis. Peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan mencerahkan kepada masyarakat, termasuk dalam memperkenalkan ekonomi dan keuangan syariah secara lebih luas,” ujar Imsak.

Ia menegaskan bahwa sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI memiliki tanggung jawab tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

“BSI hadir sebagai sahabat finansial, sahabat spiritual, dan sahabat sosial bagi masyarakat. Kami tidak hanya menyediakan layanan keuangan syariah, tetapi juga ingin menjadi mitra dalam membantu masyarakat mengelola keuangan secara sehat, memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, serta berkontribusi terhadap kesejahteraan sosial,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan siraman rohani melalui tausiah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustaz Mursalin Basyah, Lc., MA. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan keberkahan dalam setiap aktivitas, termasuk dalam kegiatan ekonomi dan transaksi sehari-hari.

Menurutnya, prinsip-prinsip ekonomi syariah tidak hanya berbicara tentang sistem keuangan, tetapi juga menyangkut nilai-nilai moral dan etika yang harus menjadi landasan dalam bermuamalah.

“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri, termasuk dalam cara kita berinteraksi secara ekonomi. Kejujuran, amanah, dan keberkahan harus menjadi prinsip utama dalam setiap transaksi. Ekonomi syariah hadir untuk memastikan bahwa aktivitas ekonomi tidak hanya menguntungkan secara materi, tetapi juga membawa kebaikan dan keberkahan,” ungkapnya.

Ustaz Mursalin juga menyoroti peran penting insan pers dalam membangun kesadaran masyarakat melalui penyampaian informasi yang benar dan bertanggung jawab. Ia mengajak para jurnalis untuk terus menghadirkan berita yang edukatif, inspiratif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Apa yang disampaikan oleh insan pers memiliki pengaruh besar. Ketika informasi yang disampaikan mengandung nilai kebaikan dan edukasi, maka itu bukan hanya menjadi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” ujarnya.

Kegiatan literasi ini juga menjadi wadah dialog dan diskusi antara BSI dan insan pers terkait perkembangan ekonomi syariah di Aceh, termasuk peluang dan tantangan dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di daerah. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari sesi pemaparan hingga diskusi interaktif.

Melalui kegiatan ini, BSI Regional Aceh berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Kolaborasi ini dinilai penting dalam membangun pemahaman yang komprehensif mengenai keuangan syariah, sehingga dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam ekosistem ekonomi syariah.

Ke depan, BSI berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program literasi yang inovatif dan berkelanjutan, tidak hanya bagi kalangan tertentu, tetapi juga menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dengan meningkatnya literasi dan inklusi keuangan syariah, diharapkan pertumbuhan ekonomi syariah di Aceh semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Momentum Ramadhan pun menjadi pengingat bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan semata, tetapi juga harus selaras dengan nilai-nilai spiritual dan sosial. Melalui sinergi antara lembaga keuangan, media, dan masyarakat, diharapkan ekonomi syariah dapat menjadi pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Aceh.(*)