HeadlineOlahraga

Sekda Aceh Ajak KONI Pertahankan Tren Prestasi Olahraga Menuju PON 2028

×

Sekda Aceh Ajak KONI Pertahankan Tren Prestasi Olahraga Menuju PON 2028

Share this article
Sekretaris Daerah Aceh M Nasir menyampaikan sambutan pada acara buka puasa bersama KONI Aceh bersama pelaku olahraga, atlet, pelatih dan anak yatim di GOR Persatuan Angkat Berat Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia, Banda Aceh, Minggu (8/3/2026). (Foto: Humas Aceh).

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir, mengajak jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh untuk menjaga dan melanjutkan tren positif prestasi olahraga yang telah dimulai sejak kepemimpinan Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem di KONI Aceh.

Hal tersebut disampaikan Sekda saat memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama KONI Aceh dengan para pelaku olahraga, atlet, pelatih, serta anak yatim di GOR Persatuan Angkat Berat Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia, Banda Aceh, Minggu (8/3/2026).

Dalam sambutannya, M Nasir menyebutkan bahwa Gubernur Aceh berulang kali menegaskan bahwa KONI Aceh merupakan kawah candradimuka bagi lahirnya atlet-atlet tangguh yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang olahraga.

“Pak Gubernur selalu menekankan bahwa KONI Aceh adalah tempat menggembleng atlet-atlet Aceh agar menjadi pribadi yang kuat dan berprestasi,” ujar Sekda.

Menurutnya, peningkatan prestasi olahraga Aceh tidak terlepas dari kepemimpinan Mualem saat menjabat Ketua Umum KONI Aceh. Di bawah kepemimpinannya, Aceh mulai mencatat tren positif dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Jika sebelumnya Aceh kerap berada di peringkat 20-an klasemen PON, sejak masa kepemimpinan Mualem prestasi tersebut mulai meningkat. Pada PON XIX Jawa Barat 2016, kontingen Aceh berhasil naik ke peringkat 17 dengan raihan delapan medali emas.

Prestasi itu kembali meningkat pada PON XX Papua 2021, ketika Aceh berhasil menempati peringkat 12 dengan perolehan 11 medali emas.

Selain itu, Mualem juga dinilai berhasil memperjuangkan Aceh sebagai tuan rumah PON XXI Aceh–Sumatera Utara 2024 bersama Provinsi Sumatera Utara. Penyelenggaraan tersebut menjadi skema baru dalam sejarah PON karena digelar secara bersama di dua provinsi.

Sekda juga menyinggung peran almarhum Kamaruddin Abubakar atau Abu Razak yang melanjutkan tonggak prestasi tersebut. Saat Mualem menjabat Ketua Umum KONI Aceh, Abu Razak dipercaya sebagai Ketua Harian.

Di bawah kepemimpinannya, prestasi olahraga Aceh semakin melesat dengan menempati peringkat enam besar klasemen akhir PON serta mencatatkan 65 medali emas, yang menjadi standar baru bagi prestasi olahraga Aceh di tingkat nasional.

“Tantangan kita ke depan adalah mempertahankan tren positif ini, khususnya menuju PON XXII NTB–NTT 2028. Persiapan harus dilakukan lebih matang karena masyarakat tentu menjadikan capaian pada PON sebelumnya sebagai tolok ukur,” ujar M Nasir.

Ia menegaskan, KONI Aceh harus mampu merumuskan program pembinaan yang lebih terarah agar atlet-atlet Aceh siap bersaing dan terus mencetak prestasi di tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh Saiful Bahri mengajak seluruh jajaran KONI di semua tingkatan untuk terus memperkuat program kerja dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga Aceh ke depan.
Menurutnya, agenda olahraga terdekat yang menjadi perhatian adalah penyelenggaraan Pekan Olahraga Aceh yang akan berlangsung di Calang, Kabupaten Aceh Jaya.

“Even olahraga terdekat yang harus menjadi perhatian kita adalah Pekan Olahraga Aceh di Calang. Ini harus kita persiapkan dengan baik, bukan hanya sukses penyelenggaraan tetapi juga sukses prestasi atlet,” ujar pria yang akrab disapa Pon Yaya itu.

Pada kesempatan tersebut, Pon Yaya juga mengajak seluruh hadirin untuk mengirimkan doa dan membaca Surat Al-Fatihah bagi almarhum Abu Razak yang genap setahun wafat. Abu Razak diketahui meninggal dunia pada Ramadan 1446 Hijriah saat menunaikan ibadah umrah di Mekkah, Arab Saudi.

Kegiatan buka puasa bersama itu turut dirangkai dengan pemberian santunan dan bingkisan kepada anak yatim. Acara tersebut juga dihadiri Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, yang juga menjabat Wakil Ketua IV KONI Aceh, Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati, para ketua KONI kabupaten/kota, serta pengurus cabang olahraga dan para atlet.(*)