BANTEN — Wakil Gubernur Banten, Dr. H. Achmad Dimyati Natakusumah, S.H., M.H., M.Si., menegaskan pentingnya peran media sebagai penyambung aspirasi masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong transparansi dan pembangunan. Hal itu disampaikannya dalam rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Hotel Aston Banten, Sabtu (7/2/2026).
Menurut Wagub, insan pers memiliki kemampuan dalam menggali informasi secara cepat dan akurat, bahkan kerap lebih dahulu mengetahui persoalan di lapangan dibandingkan pemerintah.
“Teman-teman media itu orang-orang hebat. Apa yang ditulis dan disampaikan adalah jembatan antara rakyat dan pemerintah,” ujarnya.
Achmad Dimyati mengaku selalu membuka ruang komunikasi dengan wartawan untuk memperoleh informasi aktual terkait kondisi masyarakat, mulai dari kerusakan jalan hingga persoalan infrastruktur lainnya.
“Kalau ada jalan rusak, keluhan warga, atau masalah fasilitas publik, teman-teman media biasanya langsung menyampaikan. Setelah itu kami teruskan kepada dinas terkait, baik di tingkat provinsi maupun pusat, agar segera ditindaklanjuti,” katanya.
Ia juga mengapresiasi keberanian wartawan dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, termasuk saat mengajukan pertanyaan kritis kepada pejabat negara.
“Teman-teman media berani bertanya kepada siapa pun. Itu bagian dari transparansi dan sangat penting dalam pemerintahan yang demokratis,” tegasnya.
Dimyati menambahkan, pemerintah tidak boleh alergi terhadap kritik. Sebaliknya, kritik yang konstruktif harus dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Silakan lakukan kritik dan koreksi jika ada yang tidak sesuai. Transparansi adalah kunci agar pemerintahan berjalan dengan baik dan dipercaya masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah dan media terus diperkuat sehingga berbagai persoalan masyarakat dapat direspons lebih cepat, sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel di Provinsi Banten.(*)













