Banda Aceh – Pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) II Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Barat di Banda Aceh, Sabtu (31/5/2025) berakhir terlaksana dengan lancar.
Konferensi tersebut mengusung tema “Akselerasi Pers di Lingkungan Industri”. Tema ini dipilih untuk memperkuat peran masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah berbasis kawasan industri.
Tak hanya itu, konferensi ini juga menjadi forum penting membahas isu-isu strategis seperti profesionalisme wartawan, peningkatan kapasitas organisasi, serta membangun sinergi antara media dan sektor industri di Aceh Barat.
PWI menilai, kolaborasi dengan dunia industri merupakan langkah penting untuk menciptakan ekosistem yang kritis, solutif, dan progresif.
Selain itu, forum ini juga menyusun program kerja jangka menengah, memilih pengurus baru, dan menetapkan sejumlah keputusan penting untuk arah organisasi tiga tahun ke depan.
Dalam sidang pleno Konferkab II PWI Aceh Barat, Sa’dul Bahri kembali terpilih yang kedua untuk terakhir kalinya menjadi Ketua PWI Aceh Barat periode 2025–2028, secara aklamasi. Sebelumnya ia menjabat sebagai ketua periode 2022-2025.
Sa’dul yang merupakan wartawan Serambi Indonesia ini menjadi calon satu-satunya mendaftar setelah dibukanya pendaftaran calon ketua oleh panitia pada empat hari yang lalu.
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, dalam berbagai hal menegaskan bahwa pers memiliki peran sebagai penyampai informasi kepada publik, bukan sebagai penghakim.
“Wartawan bukan eksekutor atau hakim. Tugasnya menyampaikan informasi yang dikonfirmasi dengan fakta kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dominasi generasi muda dalam struktur PWI saat ini. Menurutnya, regenerasi harus terus berjalan agar organisasi tetap dinamis dan adaptif.
“Sekarang 80 persen anggota PWI adalah anak muda. Ini kagum karena kita berhasil merekrut generasi penerus,” ucapnya.
Nasir Nurdin juga berpesan kepada ketua terpilih untuk memperkuat solidaritas internal dan membawa organisasi ke arah yang lebih baik.
Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Diskinsa Aceh Barat, Hidayat Isa, turut hadir dan mengucapkan selamat kepada ketua terpilih.
Ia menyampaikan bahwa hubungan antara PWI dan pemerintah daerah selama ini berjalan harmonis dan saling mendukung.
“PWI telah memberikan kontribusi besar dalam menyampaikan capaian dan program pemerintah kepada masyarakat.Hubungan komunikasi yang baik ini perlu terus dijaga,” ujarnya.
Dalam konferensi tersebut juga dilakukan penyampaian kartu anggota kepada wartawan yang baru bergabung menjadi anggota resmi PWI. Menjadi kegiatan momentum konsolidasi penting bagi kemajuan pers di Aceh Barat.
Berikut daftar komposisi kepengurusan baru PWI Aceh Barat periode 2025-2028.
Sa’dul Bahri (Serambi Indonesia) sebagai ketua, Puadi Safria (LPP RRI) sekretaris, Marzan Yusuf (Acehnews.id) bendahara.
Pokja Bidang Organisasi Hukum dan Advokasi, Irhamsyah, Reja Fahmi dan Rico Maharsi. Pokja Bidang Agama dan Pendidikan, Arif Rizalul, Gus Mariadi, Almanudar dan Muhibbul Jamil.
Pokja Bidang Olahraga, Hendy Berry Pratama S dan Mardianto. Pokja Bidang Kerja Sama, Sosial dan Hubungan Antar Lembaga, Riosa Ahmad Hidayat, Dedi Suriyadi. [*]












