Daerah

Aksi Gagal! Pelaku Penggelapan Motor dari Banda Aceh Diringkus Saat Bongkar GPS di Pidie Jaya

×

Aksi Gagal! Pelaku Penggelapan Motor dari Banda Aceh Diringkus Saat Bongkar GPS di Pidie Jaya

Share this article
pelaku tindak pidana penggelapan sepeda motor yang diketahui membawa kendaraan hasil kejahatan dari wilayah hukum Polresta Banda Aceh ke Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

PIDIE JAYA – Personil Polsek Bandar Dua di bawah jajaran Polres Pidie Jaya berhasil mengamankan dua pelaku tindak pidana penggelapan sepeda motor yang diketahui membawa kendaraan hasil kejahatan dari wilayah hukum Polresta Banda Aceh ke Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Bandar Dua, IPDA Taufik Kurrahman, SH, menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang mengirimkan dua orang pria hendak membuka sistem GPS pada sepeda motor di sebuah bengkel.

“Penangkapan berlangsung pada Kamis, 17 April 2025 sekitar pukul 18.15 WIB. Kami menerima informasi dari masyarakat bahwa terdapat dua pria mencurigakan yang membawa sepeda motor dan mencoba mengungkap perangkat GPS di sebuah bengkel. Kami langsung menyampaikan laporan tersebut,” ungkap IPDA Taufik, Jumat, 18 April 2025.

Petugas piket yang dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Bandar Dua segera menuju lokasi lokasi dan berhasil mengamankan dua pelaku berikut barang bukti satu unit sepeda motor Honda Vario 160 warna putih dengan nomor polisi BL 3961 LBU di sebuah bengkel di Gampong Meuko Kuthang, Kecamatan Bandar Dua. Saat diamankan, para pelaku tengah berusaha membuka sistem pelacakan GPS pada kendaraan tersebut.

Diketahui, sepeda motor tersebut merupakan hasil tindak pidana penggelapan yang terjadi di wilayah hukum Polresta Banda Aceh dan telah dilaporkan dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/301/IV/2025/SPKT/POLRESTA BANDA ACEH/POLDA ACEH, tertanggal 17 April 2025.

Pelaku kedua yang berhasil diamankan masing-masing berinisial SB (47), warga Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, dan YA (44), warga Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Aceh Besar.

Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Bandar Dua untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut serta berkoordinasi dengan penyidik ​​​​Polresta Banda Aceh.

Kapolsek Bandar Dua mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi serta mengimbau kepada warga agar selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi kendaraan bermotor dan segera melapor ke pihak kepolisian apabila melakukan pelanggaran pidana.

Sementara itu, Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, menambahkan bahwa kerja sama antara masyarakat dan pihak kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kami mengimbau seluruh warga untuk tidak ragu-ragu menyampaikan informasi apa pun kepada pihak kepolisian. Informasi dari sering kali masyarakat menjadi kunci utama dalam mengungkap berbagai tindak kejahatan,” tegas Kapolres.(**)