Aceh Besar – Ketua Tim Pengerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Aceh Besar Rita Mayasari bersama Wakil Ketua Nurul Fazli Syukri menyerahkan Bantuan Untuk Anak Asuh Stunting (BAAS) dalam rangka penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Kuta Cot Glie periode Desember 2024-Maret 2025, di Aula UDKP Kantor Camat Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Kamis (17/04/2025).
Dalam perayaannya, Rita Mayasari menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkonstribusi pada kegiatan pemberian BAAS terutama kepada Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar.
“Selaku Ketua TP-PKK Aceh Besar, kami mengucapkan terima kasih kepada kepala Baitul Mal, BKKBN dan seluruh muzaqi yang telah ikut membantu dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Aceh Besar khususnya di Kecamatan Kuta Cot Glie,” katanya.
Ia menyebutkan, tujuan pemberian bantuan untuk membantu mencukupi asupan gizi dan nutrisi bagi balita, guna membangun pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Untuk melahirkan anak yang cerdas dan sehat, tidak hanya dengan memberikan makanan yang bergizi. Namun, kebersihan lingkungan juga harus menjadi perhatian orang tua, karena lingkungan yang sehat sangat membantu terhadap pertumbuhan si anak, apalagi ibu-ibu hamil,” sebutnya.
Rita bantuan Mayasari juga meminta agar kegiatan pemberian untuk anak asuh stunting dapat terus berlanjut.
“Tolong ya pak, kegiatan seperti ini harus terus dilanjutkan, jangan hanya mentok disini,” ujar Rita sambil tersenyum.
Ia menambahkan, pihak kecamatan maupun luar Kecamatan harus memberikan kontribusi secara optimal untuk menurunkan angka stunting sesuai dengan tugas pokok masing-masing.
“Oleh karena itu, kita harus memberikan pendampingan dan mendorong para keuchik dan masyarakat untuk menyelenggarakan kegiatan Posyandu secara rutin, sehingga masyarakat memahami tentang stunting,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPP dan PA) Aceh Besar Drs Fadhlan mengatakan, sumber anggaran kegiatan pemberian bantuan untuk anak asuh stunting (BAAS) bersumber dari Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar.
Sebab, dalam program kerjanya, pihak Baitul Mal menganggarkan bantuan untuk percepatan penurunan angka stunting kepada 46 penerima manfaatnya yang ada di wilayah Aceh Besar, katanya.
Fadhlan menjelaskan, bantuan ini diberikan berdasarkan tingginya angka stunting. Sebab, menurut hasil penelusuran dari tim percepatan penurunan stunting Aceh Besar dan data dari aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGBM) menunjukkan angka stunting Kecamatan Kuta Cot Glie lebih tinggi dibandingkan dengan Kecamatan lain di Kabupaten Aceh Besar.
“Maka untuk itu, kami langsung berkonsultasi dengan Baitul Mal, yang bahwa anggaran tersebut dialokasi saja untuk Kecamatan Kuta Cot Glie,” imbuhnya.
Ia menyatakan untuk mengimplementasikan bantuan dari Baitul Mal, pihak DPPKBPP dan PA Aceh Besar sudah melakukan koordinasi secara intensif dengan pihak Camat, Kepala Puskesmas serta lintas sektor di Kecamatan Cot Glie. Sebelum bantuan disalurkan, saya sudah menyepakati untuk melihat kembali data-data stunting per Gampong (desa-red).
“Setelah melakukan identifikasi seluruh data, kami mendapatkan beberapa Gampong dengan jumlah penerima bantuan sebanyak 46 orang dan Alhamdulillah, penyaluran bantuan ini sudah dilakukan 3 tahapan dan hari ini merupakan tahap terakhir,” tutupnya.(*)












