Berita

45 Santri Yatim Dayah Inti Darul Aitami Terima Bantuan Buku Tulis dari UPTD Dinas Pendidikan Dayah Aceh Barat

×

45 Santri Yatim Dayah Inti Darul Aitami Terima Bantuan Buku Tulis dari UPTD Dinas Pendidikan Dayah Aceh Barat

Share this article
Penyerahan bantuan ini berlangsung di Mushalla Dayah dan dilakukan langsung oleh Kepala UPTD, Rafiansah, S.Pd, dengan disaksikan oleh Abi Abdul Azis, S.Sos.I selaku Pimpinan Dayah, dan Sufriadi, Ketua Komite Dayah Inti Darul Aitami.

Meulaboh – Sebanyak 45 santri yatim Dayah Inti Darul Aitami di Kabupaten Aceh Barat menerima bantuan buku tulis dari Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dayah Inti Darul Aitami Dinas Pendidikan Dayah Aceh Barat. Penyerahan bantuan ini berlangsung di Mushalla Dayah dan dilakukan langsung oleh Kepala UPTD, Rafiansah, S.Pd, dengan disaksikan oleh Abi Abdul Azis, S.Sos.I selaku Pimpinan Dayah, dan Sufriadi, Ketua Komite Dayah Inti Darul Aitami.

Selain buku tulis, santri yatim juga akan menerima baju gamis dalam waktu dekat. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban orang tua atau wali santri dalam memenuhi kebutuhan anak-anak mereka, sekaligus memotivasi para santri untuk lebih giat belajar.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan semangat baru bagi para santri dalam menuntut ilmu. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga terus berkomitmen untuk mendukung kebutuhan santri yatim di Dayah Inti Darul Aitami,” ujar Rafiansah dalam sambutannya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Barat telah memberikan bantuan berupa 80 buah ranjang beserta kasurnya untuk para santri yatim yang mondok di dayah tersebut. Ke depan, pemerintah daerah berencana mengupayakan agar santri yatim hanya perlu membawa perlengkapan pribadi seperti pakaian dan alat mandi saat masuk ke dayah, sementara kebutuhan lainnya seperti makan, seragam, buku, dan kitab akan dianggarkan melalui dana pemerintah daerah.

“Kami ingin membuktikan kecintaan kepada anak-anak yatim dengan memberikan pendidikan formal dan ilmu keagamaan yang membentuk karakter baik sejak dini. Di dayah, santri dibiasakan bangun subuh, beribadah rutin, disiplin, dan takzim kepada guru serta orang tua,” tambah Rafiansah.

Dayah Inti Darul Aitami juga mendapatkan tambahan 45 buah Alquran baru untuk mendukung kegiatan mengaji para santri. Alquran yang tersedia sebelumnya sudah banyak yang lusuh akibat sering digunakan, dengan beberapa di antaranya mengalami kerusakan seperti cover terlepas atau penjilidan yang longgar.

Langkah ini diharapkan dapat terus memperkuat peran dayah sebagai pusat pendidikan agama dan pembentukan karakter generasi muda Aceh Barat. (*)