Headline

Pj Wali Kota Banda Aceh Nyatakan Komit Turunkan Stunting

×

Pj Wali Kota Banda Aceh Nyatakan Komit Turunkan Stunting

Share this article
Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq.

Banda Aceh – Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di Kota Banda Aceh. Dia juga meminta kepada dinas terkait untuk terus bekerja melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Terus bekerja baik itu melakukan kampanye dan berkoordinasi dengan lintas instansi maupun membudayakan hidup bersih dalam lingkungan masyarakat,” kata Bakri Siddiq, Selasa.

Hal tersebut dikatakannya saat membuka kegiatan silaturahmi dan diskusi “Dukungan lintas sektor dalam perencanaan penurunan stunting di Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh.

Bersama Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, dengan Ketua TPG, Ketua PKK Gampong, Tim Pelaksana Gizi dari 9 kecamatan, kader KPM, kader posyandu, para bidan desa dan stakeholder lainnya, di Aula Serba Guna Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam.

Bakri meminta dinas kesehatan agar melakukan koordinasi dengan pemerintahan gampong, serta memantau dan melakukan evaluasi terhadap program yang telah dijalankan selama ini.

Di samping itu peran puskesmas segera ditingkatkan agar program penurunan stunting ini dapat berjalan secara terukur demi tercapai program yang telah direncanakan.

Penurunan stunting dapat dilakukan dengan berbagai macam, salah satunya dengan mencegah terjadinya anemia pada perempuan dalam hal ini ibu hamil.

Anemia sendiri dapat dicegah sejak awal, yaitu melalui remaja putri di Banda Aceh. Karena mereka nantinya akan menjadi calon ibu yang melahirkan anak. Sehingga anak mereka nanti terbebas dari stunting.

“Untuk Kota Banda Aceh saya meminta semua instansi dan unsur terkait dan termasuk para teungku, pemuda, tokoh masyarakat, khususnya di tingkat gampong untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka mendukung penurunan angka stunting ini,” ujar Bakri, Selasa (01/11/2022).

Di sisi lain, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Aceh, Sulasmi mengatakan, salah satu cara mengenal stunting pada anak yaitu dengan melihat bagaimana perkembangan tinggi badan menurut umur anak di setiap bulannya.

Sulasmi menyebutkan, Dinas Kesehatan Aceh terus melakukan berbagai upaya untuk pencegahan stunting pada anak, mulai dari remaja.

Selain itu, pihaknya juga memberikan tablet tambah darah kepada ibu hamil untuk mencegah terjadinya stunting pada saat hamil.

“Untuk mengantisipasi jika mereka hamil nanti mereka sudah tidak anemia lagi. Karena anemia salah satu penyebab anak anak atau janin akan mengalami stunting dalam kandungan,” ungkap Sulasmi.

Sementara itu, Ketua DPRK Banda Aceh Farid mendorong agar Pemko Banda Aceh melalui instansi terkait untuk terus melakukan sosialisasi, edukasi dan pembekalan kepada remaja sejak dini.

Kemudian bagi calon pengantin, termasuk perlu juga edukasi kepada ibu hamil. Termasuk bagaimana mencegah anemia pada mereka.

Harus ada upaya serius dari seluruh stakeholder untuk menggugah kesadaran masyarakat agar angka stunting ini dapat ditekan sejak dini.

“Diantaranya dengan melakukan pembekalan kepada para remaja, calon pengantin, termasuk kepada ibu hamil agar stunting dapat dicegah sejak dini,” demikian Farid.(*)

|Advertorial.