ACEH BESAR – Mal Pelayanan Publik (MPP) Lambaro Kabupaten Aceh Besar terus menjadi pilihan masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi. Kehadiran layanan terpadu tersebut dinilai memberikan kemudahan karena masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat pemerintahan di Kota Jantho.
Pada Kamis (1/10/2026), aktivitas pelayanan di MPP Lambaro tetap berlangsung di tengah peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Sejumlah warga terlihat mendatangi berbagai loket pelayanan untuk mengurus keperluan administrasi, terutama dokumen kependudukan.
Salah seorang warga Samahani, Devi, mengaku terbantu dengan keberadaan MPP Lambaro. Menurutnya, lokasi pelayanan yang lebih dekat membuat proses pengurusan administrasi menjadi lebih praktis.
“Alhamdulillah pelayanan bagus, ke MPP Lambaro juga lebih dekat, tidak perlu harus ke Jantho kalau mau mengurus administrasi kependudukan,” ujar Devi saat ditemui di MPP Lambaro.
Hal senada disampaikan Rahmi, warga Kecamatan Ingin Jaya. Ia menilai keberadaan pelayanan terpadu tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat karena berbagai kebutuhan administrasi dapat diakses dalam satu lokasi.
Saat ini, MPP Lambaro menyediakan 29 counter pelayanan yang melibatkan berbagai instansi dan lembaga, mulai dari pemerintah daerah, instansi vertikal hingga badan usaha milik negara (BUMN).
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh Besar, Andria Shahputra, SE., MM., yang juga bertanggung jawab terhadap pengelolaan MPP Lambaro, mengatakan integrasi pelayanan dalam satu lokasi merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang mudah dijangkau masyarakat.
“Keberadaan layanan dalam satu lokasi ini dinilai sangat membantu masyarakat karena dapat mengurus berbagai keperluan tanpa harus berpindah-pindah tempat,” ungkapnya.
Sementara itu, Penata Perizinan Ahli Madya sekaligus Plt Sekretaris DPMPTSP Aceh Besar, Dra. Nurfaizah, menyebutkan sebanyak 13.407 orang tercatat mengakses pelayanan MPP Aceh Besar di Lambaro selama Agustus hingga September 2026.
Koordinator Substansi Pelayanan Terpadu Satu Pintu tersebut juga mengungkapkan lima counter dengan jumlah akses masyarakat tertinggi.
“Paling banyak itu urutan pertama adalah Dukcapil, diikuti BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, Imigrasi Kelas I Banda Aceh, dan Kementerian Haji dan Umrah,” sebutnya.
Tingginya jumlah kunjungan tersebut menunjukkan pemanfaatan MPP Lambaro oleh masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan pelayanan administrasi.
Dengan tersedianya beragam layanan dalam satu kawasan, MPP Lambaro diharapkan terus memberikan kemudahan akses serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Aceh Besar. (*)














