BeritaHeadline

Tourism Malaysia Dorong Penguatan Promosi Wisata Malaysia-Aceh

×

Tourism Malaysia Dorong Penguatan Promosi Wisata Malaysia-Aceh

Share this article
Consul Pelancongan/Director Tourism Malaysia Medan, Rosalina Abdul Rahim, menyampaikan sambutan pada pembukaan ANAT Fair 2026 di Mall Suzuya, Setui, Banda Aceh, Jumat (25/9/2026). Foto: (Suara Aceh).

Banda Aceh — Tourism Malaysia terus mendorong penguatan promosi dan pemasaran pariwisata Malaysia di Indonesia, termasuk melalui kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Rosalina Abdul Rahim, Consul Pelancongan/Director Tourism Malaysia Medan, saat memberikan sambutan pada pembukaan Astindo Nanggroe Aceh Travel Fair (ANAT Fair) 2026 di Mall Suzuya, Setui, Banda Aceh, Jumat (25/9/2026).

Rosalina mengatakan, berbagai pihak dalam industri pariwisata Malaysia, mulai dari maskapai penerbangan, hotel, produk pariwisata, agen perjalanan hingga rumah sakit swasta, terus melakukan promosi untuk menjadikan Malaysia sebagai salah satu destinasi utama bagi wisatawan Indonesia.

“Airlines, hotel, produk pelancongan, travel agent dan private hospital di Malaysia akan sentiasa memperlihatkan usaha promosi dan pemasaran bagi menunjukkan Malaysia sebagai destinasi pelancongan yang utama dan dekat di hati pelancong Indonesia,” katanya.

Menurutnya, Malaysia juga terus menyasar wisatawan dengan daya belanja tinggi, sekaligus memastikan pengembangan sektor pariwisata tetap sejalan dengan prinsip sustainable tourism.

Dalam ANAT Fair 2026, Tourism Malaysia bersama mitra industri menghadirkan berbagai paket dan produk menarik, termasuk dari sektor wisata kesehatan, hotel dan agen perjalanan.

Beberapa di antaranya berasal dari KPJ Tawakkal Health Centre, Mahkota Medical Centre, IHH Healthcare Malaysia, serta sejumlah produk pariwisata dan hotel seperti Berjaya Bukit Tinggi Resort. Selain itu, terdapat agen perjalanan dari Aceh yang aktif memasarkan berbagai destinasi wisata Malaysia.

Rosalina menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus mendukung promosi pariwisata Malaysia di Aceh.

Ia juga mengajak wisatawan Indonesia untuk tidak hanya mengunjungi destinasi yang selama ini populer, seperti Kuala Lumpur dan Langkawi, tetapi menjelajahi berbagai destinasi lainnya di Malaysia.

“Banyak lagi tempat-tempat menarik selain destinasi yang sering dikunjungi pelancong Indonesia, seperti Ipoh, Cameron Highlands, Langkawi, Johor, serta Sabah dan Sarawak,” ujarnya.

Rosalina juga mengajak masyarakat dan pelaku industri pariwisata di Aceh untuk terus berkomunikasi dengan Tourism Malaysia Medan guna mendapatkan informasi mengenai berbagai kegiatan dan produk pariwisata Malaysia.

Rosalina mengatakan, Indonesia merupakan salah satu pasar utama bagi industri pariwisata Malaysia. Sebaliknya, Malaysia juga menjadi salah satu pasar penting bagi pariwisata Indonesia.

“Indonesia merupakan pasaran ketiga bagi pelancongan Malaysia, manakala Malaysia merupakan pasaran terbesar bagi pelancongan di Indonesia,” katanya.

Menurutnya, kedekatan sejarah dan budaya antara kedua negara menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan pariwisata Malaysia dan Indonesia.

Ia meyakini dukungan berkelanjutan, hubungan budaya yang erat serta tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan wisata akan memberikan manfaat bagi kedua destinasi.

Rosalina berharap ANAT Fair 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pelaku industri pariwisata Malaysia dan Aceh.

“Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, ANAT 2026 diharapkan dapat menjadi pemangkin utama bagi industri pelancongan, sekaligus membuka peluang baru untuk networking, bisnis dan mencipta sinergi yang lebih maju serta berdaya saing global,” pungkasnya.(*)