BANDA ACEH – Mukhtaruddin Usman kembali dipercaya memimpin Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh setelah memenangkan pemilihan Ketua SPS Aceh pada Musyawarah Daerah (Musda) III yang berlangsung di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (30/7/2026).
Pemilihan berlangsung ketat dan demokratis. Dari 37 suara sah yang diperebutkan, Mukhtaruddin Usman meraih 19 suara, unggul tipis satu suara atas pesaingnya, Zulfikar, yang memperoleh 18 suara.
Musda dipimpin Ketua Steering Committee (SC) Muhammad Saleh, didampingi Barlian dan Safrizal. Jalannya sidang berlangsung dinamis dengan sejumlah perdebatan terkait mekanisme pencalonan dan tata tertib pemilihan.
Forum sempat memanas ketika beberapa peserta menyampaikan interupsi terkait proses pencalonan. Sidang bahkan beberapa kali diskors untuk memberikan ruang musyawarah hingga akhirnya seluruh peserta sepakat melanjutkan agenda secara kondusif.
Dalam tahapan pencalonan, Tarmilin yang sebelumnya disebut-sebut akan maju sebagai calon ketua dinyatakan tidak memenuhi persyaratan. Meski sempat memicu perdebatan, Tarmilin menerima keputusan forum dan bersama Azhari kemudian mengusulkan Zulfikar sebagai calon. Dengan demikian, pemilihan diikuti dua kandidat, yakni Mukhtaruddin Usman dan Zulfikar.
Perdebatan kembali terjadi menjelang pemungutan suara. Kubu Zulfikar mengusulkan sistem pemilihan tertutup, sedangkan kubu Mukhtaruddin menginginkan pemungutan suara dilakukan secara terbuka. Setelah melalui pembahasan, seluruh peserta menyepakati mekanisme pemilihan sehingga proses berjalan tertib dan lancar.
Penghitungan suara disaksikan langsung oleh seluruh peserta Musda. Hasil akhir menunjukkan Mukhtaruddin Usman memperoleh 19 suara, sedangkan Zulfikar meraih 18 suara.
Selisih satu suara tersebut mencerminkan tingginya partisipasi anggota sekaligus ketatnya persaingan dalam menentukan arah kepemimpinan SPS Aceh ke depan. Meski berlangsung sengit, seluruh proses pemilihan tetap berjalan transparan dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
Dalam sambutannya usai terpilih, Mukhtaruddin Usman mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia mengajak seluruh anggota SPS Aceh untuk bersatu dan bersama-sama memperkuat organisasi.
> “Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan kita bersama. Saya mengajak seluruh anggota SPS Aceh untuk bersatu, menjaga kekompakan, dan bersama-sama memajukan perusahaan pers di Aceh,” ujarnya.
Mukhtaruddin juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia perusahaan pers, memperkuat profesionalisme media, serta menjaga independensi pers di tengah perkembangan industri media yang semakin dinamis.
Musda III SPS Aceh diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran perusahaan pers sebagai pilar demokrasi sekaligus penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat. Dengan kepemimpinan yang kembali diemban Mukhtaruddin Usman, SPS Aceh diharapkan semakin solid dalam mendorong kemajuan industri pers di Aceh.(*)












