BeritaHeadline

Pemkab Aceh Besar Gelar Gerakan Pangan Murah di 10 Kecamatan, Jaga Stabilitas Harga

×

Pemkab Aceh Besar Gelar Gerakan Pangan Murah di 10 Kecamatan, Jaga Stabilitas Harga

Share this article
Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris. Foto: (MC Aceh Besar).

Aceh Besar– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 10 kecamatan sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi, serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Program yang dilaksanakan secara bertahap ini melibatkan Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar, Bulog, dan Bank Indonesia. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, dan cabai disediakan dengan harga di bawah harga pasar.

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan yang cukup.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu ikhtiar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujar Bupati, Selasa (30/6/2026).

Ia menegaskan, Pemkab Aceh Besar akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, Bulog, dan seluruh pemangku kepentingan guna menjamin kelancaran distribusi pangan serta mencegah gejolak harga.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan. Pemerintah akan terus hadir melalui berbagai program yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat dan menjaga ketahanan pangan daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar, Aliyadi, S.Pi., M.M., menjelaskan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah difokuskan di 10 kecamatan yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap bahan pokok maupun sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga.

Menurutnya, setiap lokasi telah disiapkan stok komoditas pangan dalam jumlah memadai agar masyarakat dapat membeli sesuai kebutuhan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh mitra penyedia pangan agar pasokan tetap tersedia selama pelaksanaan kegiatan. Tujuan utama kami adalah menjaga keterjangkauan harga sekaligus memperkuat stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Aceh Besar,” ujarnya.

Selain menyediakan pangan murah, Dinas Pangan Aceh Besar juga telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan sistem pembayaran digital QRIS serta perlindungan konsumen.

Melalui program tersebut, Pemkab Aceh Besar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, distribusi bahan pokok semakin lancar, serta masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terbebani kenaikan harga. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pengendalian inflasi secara berkelanjutan.

Jadwal Gerakan Pangan Murah:

Kecamatan Lhoong – 1 Juli 2026

Kecamatan Leupung – 2 Juli 2026

Kecamatan Darul Imarah – 3 Juli 2026

Kecamatan Darul Kamal – 7 Juli 2026

Kecamatan Simpang Tiga – 8 Juli 2026

Kecamatan Krueng Barona Jaya – 9 Juli 2026

Kecamatan Darussalam – 10 Juli 2026

Kecamatan Baitussalam – 14 Juli 2026

Kecamatan Ingin Jaya – 15 Juli 2026

Kecamatan Kuta Malaka – 16 Juli 2026.(*)