ACEH TAMIANG – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Aceh Tamiang dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, Sabtu (21/3/2026) (Idul Fitri 1447 H).
Kedatangan Presiden disambut langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, bersama Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menunjukkan kekompakan dan sinergi yang kuat dalam menyambut kunjungan kepala negara.
Presiden tiba menggunakan helikopter kepresidenan dari wilayah Sumatera Utara dan mendarat di Lapangan Yonif 111/Karma Bhakti. Kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu langsung disambut antusias oleh masyarakat yang telah memadati area sekitar lokasi.
Dari titik pendaratan, Presiden bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Masjid Darussalam yang berada di kawasan hunian sementara (huntara). Di lokasi tersebut, Presiden melaksanakan Shalat Idul Fitri berjamaah bersama masyarakat, termasuk warga terdampak bencana yang saat ini menempati kawasan tersebut.
Pelaksanaan shalat turut dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, pejabat Pemerintah Aceh, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan terasa, sekaligus menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat.
Usai pelaksanaan shalat, Presiden meninjau langsung kawasan huntara serta menyapa masyarakat. Interaksi hangat terlihat saat Presiden berdialog dengan warga, mendengarkan langsung kondisi dan harapan mereka pascabencana.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah tampak kompak mendampingi Presiden sepanjang rangkaian kegiatan. Kebersamaan tersebut mencerminkan soliditas pemerintah daerah dalam mendukung agenda nasional, khususnya dalam upaya percepatan pemulihan dan pembangunan di wilayah Aceh.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Presiden kembali menuju Lapangan Yonif 111/Karma Bhakti untuk melanjutkan perjalanan udara.
Kunjungan Presiden ke Aceh Tamiang pada momentum Idul Fitri ini menjadi pesan kuat tentang pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Selain itu, kehadiran Presiden di kawasan huntara juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan pemulihan masyarakat terdampak bencana berjalan optimal dan berkelanjutan.(*)













