DaerahHeadline

Semangat Qur’ani Menggema di Gue Gajah, MTQ II Ditutup Meriah dan Penuh Haru

×

Semangat Qur’ani Menggema di Gue Gajah, MTQ II Ditutup Meriah dan Penuh Haru

Share this article
Kontingen Dusun Meusara Agung Juara Umum MTQ II Gampong Gue Gajah, Meusara Agung Tahun 2026 berfoto bersama usai penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) II di Masjid Al-Hidayah, Gampong Gue Gajah, Sabtu (14/3/2026). Foto: (BKM Masjid Al-Hidayah).

Aceh Besar – Suasana haru, bangga, dan penuh kebersamaan mewarnai malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) II tingkat Gampong Gue Gajah yang digelar di Masjid Al-Hidayah, Sabtu (14/3/2026). Selama hampir sepekan pelaksanaan, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema, menghadirkan nuansa religius yang kental sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

MTQ II tahun ini kembali menobatkan Dusun Meusara Agung sebagai Juara Umum setelah berhasil mengumpulkan poin tertinggi dari berbagai cabang perlombaan. Prestasi tersebut disambut meriah oleh masyarakat yang memadati lokasi penutupan.

Sejak dibuka pada 9 Maret 2026, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Setiap harinya, masjid dipenuhi oleh anak-anak, remaja, hingga orang tua yang datang untuk menyaksikan para peserta berlomba menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Sorak dukungan dan tepuk tangan bergemuruh setiap kali peserta tampil, terutama saat qari dan qariah muda melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan penuh penghayatan dan percaya diri.

Berbagai cabang lomba turut memeriahkan MTQ II, mulai dari Tilawatil Qur’an, Tartil Qur’an, Hafidz Qur’an, lomba azan, pidato Islami, cerdas cermat agama, kaligrafi, hingga lomba mewarnai untuk anak-anak tingkat TK dan SD. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan dan pembelajaran keagamaan bagi generasi muda di gampong tersebut.

Ketua Panitia MTQ II, Ustadz Rustandi Qomaruddin, S.Pd.I., mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator kuat tumbuhnya kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, sejak hari pertama hingga penutupan, masyarakat terus hadir memberikan dukungan. Anak-anak pun terlihat sangat antusias mengikuti lomba. Ini menjadi bukti bahwa semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dusun Meusara Agung, Syaf Hidayat, ST, yang mengaku bangga melihat keberanian dan kemampuan anak-anak dalam menampilkan bakat mereka.

“Kami sangat bangga melihat anak-anak berani tampil. Ada yang membaca Al-Qur’an dengan merdu, berpidato, hingga menunjukkan hafalan yang luar biasa. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, Keuchik Gampong Gue Gajah, Ardian, menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

“MTQ ini adalah investasi moral bagi generasi kita. Harapannya, anak-anak yang tampil hari ini kelak menjadi generasi Qur’ani yang membawa kebaikan bagi masyarakat,” ujarnya.

Bagi para peserta, MTQ ini menjadi pengalaman berharga yang membangun kepercayaan diri. Salah satu peserta Tilawatil Qur’an, Haidarsyah Kamis, mengaku bangga dapat tampil di hadapan masyarakat.

“Awalnya saya gugup, tapi setelah mulai membaca, saya jadi lebih percaya diri. Semoga ke depan bisa tampil lebih baik lagi,” tuturnya.

Penutupan MTQ II berlangsung meriah dengan pengumuman para pemenang serta penyerahan hadiah kepada para juara. Raut bahagia para peserta dan keluarga menjadi penutup indah dari rangkaian kegiatan yang berlangsung selama enam hari tersebut.

Mengusung tema “Mengamalkan Al-Qur’an, Meningkatkan Kualitas Iman”, MTQ II Gampong Gue Gajah diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin yang memperkuat nilai-nilai keislaman serta melahirkan generasi Qur’ani yang membanggakan di masa mendatang.(*)