Meulaboh – Anggota DPRK Aceh Barat Komisi III, T. Muhammad Arfan menyerap aspirasi masyarakat dari 20 gampong di Kecamatan Meureubo dalam pertemuan bersama warga, tokoh masyarakat, serta aparatur desa.
Dalam dialog tersebut, mayoritas masyarakat menyoroti kebutuhan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama. Warga mengusulkan penyambungan dan pengaspalan jalan dari pesantren menuju Gunong Mata Ie sepanjang sekitar 2 kilometer.
Selain itu, masyarakat meminta peningkatan sejumlah ruas jalan, yakni jalan Pucok Reudeup – Paya Baro sepanjang 5,5 kilometer, jalan Bale – Sumber Batu sepanjang 8 kilometer, serta jalan Buloh – Bukit Jaya sepanjang 6,5 kilometer. Usulan lainnya meliputi pembangunan jalan Reusep – Paya Baro sepanjang 3 kilometer dan jalan Bale SP6 Alue Peunyereng sepanjang 3 kilometer.
Masyarakat berharap seluruh ruas tersebut dapat masuk dalam program pembangunan daerah karena sangat berpengaruh terhadap akses ekonomi dan mobilitas warga.
Tak hanya jalan, warga Gampong Lagung Meureubo juga mengusulkan pembangunan drainase guna meningkatkan sanitasi lingkungan serta mencegah genangan air saat musim hujan.
Dari kalangan perempuan, masyarakat meminta adanya peningkatan keterampilan kelompok usaha kecil menengah melalui pelatihan menjahit, pembuatan kue, serta kerajinan tangan yang disertai bantuan modal usaha.
Sektor pertanian turut menjadi perhatian dengan permintaan pengadaan alat pertanian dan peremajaan tanaman kelapa sawit di sejumlah gampong. Warga juga mengusulkan pembukaan jalan baru di kawasan perkebunan untuk memperlancar distribusi hasil panen.
Selain itu, masyarakat mengharapkan pembangunan bale pengajian guna mendukung kegiatan pendidikan keagamaan di desa serta program pembinaan kepemudaan untuk meningkatkan keterampilan dan prestasi generasi muda.
T. Muhammad Arfan menyatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan diperjuangkan melalui jalur penganggaran pemerintah daerah serta mendorong dukungan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Meureubo.
Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan program pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat gampong. (*)













