Gayo Lues — Polres Gayo Lues bersama Polsek Putri Betung dan warga setempat berhasil menyelesaikan pembangunan jembatan gantung di Dusun Begade Empat, Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Jembatan tersebut rampung pada Sabtu (7/2/2026) atua tepat pada hari kelima pengerjaan.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya, Minggu (8/2/2026), menyampaikan bahwa proses penyelesaian pembangunan turut dihadiri sejumlah pejabat dan personel kepolisian, di antaranya Kasat Intelkam Polres Gayo Lues AKP Jun Andri Saputra, S.H., Kapolsek Putri Betung Ipda Novrizal, S.H., jajaran Satintelkam, personel Polsek Putri Betung, Pelaksana Harian Kepala Desa Ramung Musara Sarifuddin, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Menurut Joko, pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya untuk mempermudah akses aktivitas sehari-hari warga.
“Jembatan ini diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat, terutama untuk menyeberangi sungai menuju area perkebunan serta mendukung berbagai keperluan lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada hari terakhir pengerjaan, kegiatan difokuskan pada pengecekan kekuatan dan kelayakan konstruksi secara menyeluruh. Setelah melalui tahapan tersebut, jembatan dinyatakan selesai dan siap digunakan oleh masyarakat.
Keberadaan jembatan ini pun mendapat respons positif dari warga Desa Ramung Musara.
Mereka mengapresiasi keterlibatan langsung Polri dalam membantu pemulihan infrastruktur desa yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi, termasuk banjir bandang.
“Pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana. Sinergi antara personel Polri dan warga diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” tutupnya.(*)













