Meulaboh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat telah menuntaskan rehabilitasi jembatan gantung di Gampong Tamping, Kecamatan Panton Reu, yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah dan membahayakan warga.
Jembatan gantung tersebut merupakan akses penghubung antar desa yang vital bagi aktivitas masyarakat. Sebelum diperbaiki, kondisi lantai jembatan yang terbuat dari papan kayu sudah keropos dan berlubang. Selain itu, jaring kawat di sisi kiri dan kanan jembatan juga berkarat dan hampir putus sehingga berisiko tinggi bagi pengguna yang melintas.
Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Barat Fadly Octora, ST melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beny Hardi mengatakan setelah dilakukan survei lapangan, pihaknya langsung melakukan penanganan.
“Perbaikan dilakukan dengan mengganti lantai papan yang sudah keropos dan berlubang dengan material baru agar lebih aman dilalui,” ujar Beny.
Tidak hanya itu, pihaknya juga mengganti jaring pengaman jembatan yang sebelumnya berkarat dan berpotensi putus.
“Kami juga memperkuat sisi pengaman dengan mengganti jaring jembatan karena kondisi sebelumnya sangat membahayakan masyarakat,” tambahnya.
Ia menyebutkan pekerjaan rehabilitasi tersebut berlangsung sekitar dua minggu hingga akhirnya selesai dan kini jembatan sudah dapat difungsikan kembali.
“Alhamdulillah hari ini jembatan gantung penghubung antar desa di wilayah Kecamatan Panton Reu sudah bisa dilalui masyarakat,” katanya.
Beny turut mengimbau masyarakat agar ikut menjaga dan merawat fasilitas tersebut supaya manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap masyarakat dapat memelihara kondisi jembatan agar tetap aman dan dapat digunakan dalam waktu lama,” pungkasnya. (*)













