Pidie Jaya — Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana dengan menggelar Bakti Sosial (Baksos) Meuseuraya USK Tahun 2026 di Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (1/1/2026).
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dipimpin langsung oleh Rektor USK Prof. Dr. Marwan dan melibatkan satuan tugas (satgas), pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, Dharma Wanita, serta relawan USK.
Baksos Meuseuraya difokuskan pada pembersihan masjid, penyediaan fasilitas air bersih, serta penyaluran bantuan logistik dan perlengkapan masjid di tiga lokasi, yakni Masjid Al Munawwarah Gampong Meunasah Bie Kecamatan Meurah Dua, Masjid Baitul Makhfirah Gampong Blang Awe Kecamatan Meureudu, serta Masjid Agung Tgk. Chiek Pante Geulima Gampong Meunasah Lhok Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.
Rektor USK Prof. Marwan mengatakan kehadiran USK di Pidie Jaya merupakan bentuk empati dan kepedulian kampus terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Ia menegaskan, Baksos Meuseuraya merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Kami hadir untuk membantu semampu kami, mulai dari pembersihan masjid, penyediaan fasilitas air bersih, hingga penyaluran bantuan logistik. Ini merupakan ikhtiar kecil dari kampus dan semoga dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujar Prof. Marwan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat Pidie Jaya, khususnya Kecamatan Meurah Dua, atas sambutan yang diberikan kepada rombongan USK. Prof. Marwan menuturkan, hubungan USK dengan Pidie Jaya telah terjalin erat sejak gempa bumi tahun 2016, termasuk keterlibatan USK dalam mendukung pengaktifan layanan rumah sakit saat masa tanggap darurat.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar kegiatan ini dapat terus berlanjut. Apapun kebutuhan yang masih diperlukan, termasuk pengadaan genset, akan kami upayakan secara bertahap.
Semangatnya adalah saling membantu dan bergotong royong,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Meurah Dua Iskandar Usman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran USK di wilayahnya. Ia menyebutkan seluruh 19 desa di Kecamatan Meurah Dua terdampak banjir, bahkan beberapa desa sempat terisolasi hampir dua pekan.
“Kehadiran USK merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Dengan gotong royong hari ini, masjid kembali bersih dan layak digunakan. Kami berharap USK terus menjadi mitra dan penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat terkait kebutuhan mendesak,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Baksos Meuseuraya USK ini dimulai di Kabupaten Pidie Jaya dan akan dilanjutkan ke kabupaten/kota lain di Aceh yang terdampak bencana. (*)













