BANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, mengimbau masyarakat Kota Banda Aceh untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying di tengah situasi pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah di Aceh.
Kapolda menegaskan bahwa sebagian warga yang tidak terdampak langsung bencana justru melakukan pembelian berlebihan karena takut kehabisan bahan makanan dan bahan bakar. Hal ini, menurutnya, justru dapat memicu antrean panjang dan kepanikan baru di tengah masyarakat.
“Saya mengimbau kepada masyarakat Kota Banda Aceh, jangan panic buying. Biasa saja. Banyak yang takut tidak dapat bahan bakar atau tidak dapat makanan, padahal mereka tidak terdampak. Jangan sampai ketakutan ini memicu antrean panjang,” ujarnya.
Irjen Marzuki Ali Basyah memastikan bahwa stok komoditas penting, termasuk bahan makanan dan bahan bakar, berada dalam status aman. Distribusi logistik juga terus diperkuat oleh pihak kepolisian bersama instansi terkait.
“Kami mengimbau tetap tenang. Ketersediaan makanan lengkap, ketersediaan bahan bakar lengkap. Mari manfaatkan waktu untuk istirahat dan tidak beraktivitas berlebihan terlebih dahulu, agar semua proses penanganan berjalan baik,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa Polda Aceh bersama pemerintah daerah dan stakeholder lainnya terus bekerja memastikan kelancaran distribusi logistik, keamanan, serta upaya pemulihan pascabencana.(*)












