Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh, Meurah Budiman, melantik dan mengambil sumpah jabatan dua pejabat fungsional Pranata Komputer, Kamis (6/11/2025) sore, di Aula Bangsal Garuda Kantor Wilayah Kemenkum Aceh.
Dalam sambutannya, Meurah menegaskan bahwa peran tenaga fungsional, khususnya Pranata Komputer, kini menjadi tulang punggung dalam mewujudkan transformasi digital di lingkungan kerja pemerintahan.
“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Pelayanan publik hari ini menuntut kecepatan, transparansi, dan efisiensi hal yang hanya bisa dicapai melalui digitalisasi,” ujarnya.
Meurah menekankan bahwa pelantikan jabatan fungsional bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
“Jabatan fungsional harus dipandang sebagai garda depan perubahan. Setiap inovasi digital yang lahir dari mereka adalah kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja instansi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Meurah mengaitkan peran digitalisasi dengan agenda besar Kanwil Kemenkum Aceh dalam membangun Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Menurutnya, penerapan sistem berbasis digital menjadi instrumen penting dalam mencegah maladministrasi serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas layanan publik.
“Transformasi digital adalah bagian penting dari reformasi birokrasi. Dengan sistem yang transparan dan data yang terdokumentasi baik, kita bisa membangun kepercayaan publik. Inilah esensi dari semangat Zona Integritas yang sedang kita perjuangkan bersama,” jelasnya.
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan pembacaan doa serta ucapan selamat dari seluruh peserta kepada pejabat yang baru dilantik. Momentum ini diharapkan menjadi awal baru dalam memperkuat komitmen seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Aceh untuk menghadirkan layanan publik yang cepat, akurat, dan bebas dari praktik korupsi.(*)
Advertorial.













