Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakkir Manaf menegaskan bahwa dua dekade perdamaian Aceh merupakan bukti keberhasilan penyelesaian konflik secara bermartabat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneguhkan tekad menjaga warisan damai ini, tidak hanya untuk 20 tahun, tetapi selamanya.
“Selama 30 tahun rakyat Aceh menjalani konflik bersenjata, hingga akhirnya Allah SWT memberikan rahmat perdamaian. Di usia damai Aceh yang telah memasuki 20 tahun ini, mari kita renungi dan syukuri bersama,” kata Muzakkir saat memperingati dua dekade perdamaian Aceh.
Muzakkir juga mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat keamanan dan ketenteraman yang telah terjaga sejak penandatanganan perjanjian damai. Ia menegaskan, Pemerintah Aceh berkomitmen menjaga dan merawat perdamaian hingga ke anak cucu, termasuk dengan melakukan evaluasi dan perbaikan atas setiap kekurangan yang ada.
Dalam rangka memperingati 20 tahun damai Aceh, Pemerintah Aceh menggelar sejumlah kegiatan penting. Di antaranya Diskusi Internasional, zikir dan doa bersama, penyerahan bantuan kepada korban konflik, pemutaran video dokumenter, penganugerahan kepada pihak yang berjasa dalam proses perdamaian, serta berbagai agenda lainnya.(*)












