BeritaHeadline

Tim UTU Berdayakan Petani Kacang Tanah di Aceh Barat

×

Tim UTU Berdayakan Petani Kacang Tanah di Aceh Barat

Share this article
Tim Pengabdian Universitas Teuku Umar berfoto bersama usai pelaksanaan program pemberdayaan petani di Desa Tegal Sari, Kecamatan Pantai Ceureumen, Aceh Barat,

Meulaboh – Tim Pengabdian Berbasis Kemitraan Masyarakat Universitas Teuku Umar (UTU), yang diketuai oleh Rayhan Amadius Weihan, M.P., bersama anggota Riza Ulhaq, S.Pd.I., M.Pd, Noval Suhendra, M.Si. dan Dewi Andriani, S.P., M.Si. telah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Desa Tegal Sari. Program ini dirancang untuk meingkatkan pengetahuan Kelompok Tani Intisari mengenai jamur Trichoderma sp. serta mengeksplorasi potensi pemanfaatannya sebagai biofertilizer dan biopestisida dalam mendukung praktik budidaya kacang tanah yang berkelanjutan.

Program tersebut turut dihadiri oleh Aldi Rivaldi dari UPTD BPTPHP Nagan Raya, Aceh yang memberikan materi dan pelatihan langsung kepada Kelompok Tani Inti Sari. Selain itu, dihadiri pula dari Tim BPP Pantai Ceureumen, Lias Harapan dan Irwansyah, yang memberikan dukungan moral dan teknis kepada peserta sosialisasi dan pelatihan. Selanjutnya, kehadiran Keuchik Desa Tegal Sari juga menjadi motivasi tambahan dalam meningkatkan semangat dan komitmen untuk memajukan pertanian desa berkelanjutan.

Kegiatan dimulai dengan sosialisasi Kelompok Tani Inti Sari, yang merupakan penghasil kacang tanah unggulan di Kabupaten Aceh Barat. Selama ini, mayoritas petani masih menggunakan metode pertanian konvensional dan bahan kimia yang kurang ramah lingkungan dalam pengelolaan lahan. Melalui program ini, dilakukan upaya peningkatan kompetensi petani dalam memanfaatkan Trichoderma sp. sebagai biofertilizer dan biopestisida secara konsisten untuk mendukung pertanian berkelanjutan, menekan biaya produksi, serta mengoptimalkan hasil panen.

Selanjutnya, tim UTU memberikan pelatihan perbanyakan Trichoderma sp. dilakukan dengan metode sederhana menggunakan media beras yang disterilisasi, kemudian diinokulasi bibit murni Trichoderma dan diinkubasi hingga terbentuk spora hijau. Hasil perbanyakan dapat langsung diaplikasikan ke tanah atau diolah menjadi biofertilizer untuk memperbaiki kualitas tanah dan menekan serangan patogen pada tanaman.

Selain itu, tim UTU juga menyerahkan alat penanam kacang tanah kepada Kelompok Tani Inti Sari sebagai dukungan nyata dalam mewujudkan pertanian yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh anggota Kelompok Tani Inti Sari dan masyarakat Desa Tegal Sari. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan produktivitas kacang tanah dan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan potensi Trichoderma sp. secara optimal.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini disponsori oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Tahun 2025, dengan Tim Rayhan Amadius Weihan, M.P., Riza Ulhaq, S.Pd.I., M.Pd, dan Noval Suhendra, M.Si., (*)