DaerahHeadline

Masyhuril Khamis Jadi Penceramah Peringatan 1 Muharram di Mesjid Raya Baiturrahman Malam ini

×

Masyhuril Khamis Jadi Penceramah Peringatan 1 Muharram di Mesjid Raya Baiturrahman Malam ini

Share this article
Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam'iyatul Washliyah KH. Masyhuril Khamis. Foto: Dok. MUI.

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) akan menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah pada Kamis (26/6/2025) malam.

Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahman (MRB), Banda Aceh, dan akan diisi dengan zikir serta ceramah agama.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Aceh mengundang Dr. KH. Masyhuril Khamis, S.H., M.M. sebagai penceramah.

KH. Masyhuril Khamis dikenal sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah dan juga menjabat sebagai Ketua Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa (PD PAB) Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025.

“Kebetulan beliau ada silaturahmi ke Aceh, kemudian Pemerintah Aceh berharap beliau jadi penceramah di malam 1 Muharram, Alhamdulillah tersahuti,” kata Kepala UPTD Masjid Raya Baiturrahman, Saifan Nur, kepada Suaraaceh.net, Kamis (26/6/2025).

Kata Saifan, rangkaian acara akan diawali dengan zikir bersama yang dipimpin Majelis Zikrullah Aceh Pimpinan Tgk Samunzir, kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama oleh KH. Masyhuril Khamis.

Saifan menyebut bahwa Pemerintah Aceh telah menyebarkan undangan ke berbagai instansi, termasuk kepada sejumlah dayah di Banda Aceh dan sekitarnya untuk mengikutsertakan santrinya ke kegiatan itu.

“Kami menargetkan seribuan jemaah akan hadir malam nanti. Undangan telah disebar oleh Pemerintah Aceh dan juga oleh UPTD Masjid Raya kepada berbagai dayah agar turut mengikutsertakan santrinya dalam menyemarakkan malam pergantian tahun baru Islam ini,” katanya.

Saifan berharap peringatan tahun baru Islam kali ini dapat mengangkat semangat persatuan dalam membangun Aceh yang bermartabat dan menjunjung tinggi syariat Islam secara kaffah.

“Harapan kita, dengan momentum 1 Muharram ini kita bisa merajut persatuan dalam membangun Aceh, sehingga ke depan Aceh tetap bermartabat dan mampu menegakkan syariat Islam secara utuh,” pungkasnya. [*]