Daerah

Bupati Syech Muharram Teken MOU dengan Investor OGGEC Malaysia

×

Bupati Syech Muharram Teken MOU dengan Investor OGGEC Malaysia

Share this article
Bupati H. Muharram Idris bersama dengan Chief Executive Director Oil, Gas, Gasification Entraps Carbon (OGGEC) Malaysia Mr. Michael Soh dan Direktur Utama PT. Aceh Dynamic Munawar Khalil Plus menunjukkan (MoU) perjanjian kerja sama tentang pengembangan dan pengoperasian industri pemulihan tembaga dan litium di Aceh-Indonesia, bertempat di Gedung Dekranasda Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Sabtu (24/05/2025). FOTO: MC ACEH BESAR.

Juga PT Aceh Dynamic Plus

Aceh Besar – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama dengan Investor Oil, Gas, Gasification Entraps Carbon (OGGEC) Malaysia dan PT Aceh Dynamic Plus melalukan Penandatangan (MoU) perjanjian kerja sama dalam rangka pengembangan dan pengoperasian industri pemulihan tembaga dan lithium di Aceh-Indonesia, penandatanganan dilakukan di Gedung Dekranasda Aceh Besar Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Sabtu (24/05/2025).

Penandatanganan perjanjian MoU tersebut dilakukan oleh Bupati H. Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram dengan Chief Executive Director Oil, Gas, Gasification Entraps Carbon (OGGEC) Malaysia Mr. Michael Soh dan Direktur Utama PT. Aceh Dinamis Munawar Khalil Plus, turut disaksikan oleh Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A Jalil, Asisten I, II dan III Sekdakab Aceh Besar, Kadis DPMPTSP, Plt Kadis Perindagkop, Kabag Perekonomian dan SDA Sekdakab, Kabag Hukum Sekdakab, Kabag Prokopim.

Dalam Serangkaiannya, Syech Muharram menyampaikan, penandatanganan kerjasama dengan Investor OGGEC Malaysia dan PT Aceh Dynamic Plus merupakan langkah awal dan berkelanjutan untuk tumbuhnya proyek-proyek besar lainnya di Kabupaten Aceh Besar.

“Kami juga mengajak seluruh investor lain untuk berinvestasi di Aceh Besar. Maka, mari kita bergerak, melakukan dan melaksanakan demi kesejahteraan masyarakat Aceh Besar,” katanya.

Ia menyebutkan, Investor OGGEC Malaysia akan membuat dan mengembangkan sebuah usaha daur ulang untuk baterai mobil listrik di seluruh dunia.

Nanti, baterai tersebut akan dibawa masuk ke Aceh Besar untuk didaur ulang untuk dibuat baru. Setelah itu, Baterai baru tersebut di ekspor kembali ke negara-negara yang meminta, terangnya.

Syech Muharram, menuturkan sesuai dengan kesepakatan yang dibuat bersama dengan investor, proyek daur ulang baterai mobil listrik tidak akan menimbulkan polusi.

“Proyek ini bersih, tidak ada polusi udara dan tidak berdampak bagi kesehatan masyarakat disekitarnya,” tuturnya.

Kemudian, Pemerintah Aceh Besar dengan Investor OGGEC dan PT Aceh Dynamic Plus juga telah bersepakat 95 persen tenaga kerja akan diberdayakan masyarakat lokal dan 5 persen merupakan pihak investor yang dilibatkan dalam proyek tersebut.

“Jadi, nanti mereka juga akan mentransfer ilmu teknologi kepada pekerja lokal, sehingga dalam perjalanan mereka bisa terus belajar untuk bekerja secara profesional,” tutupnya.

Sementara itu, Chief Executive Director OGGEC Malaysia Mr. Michael Soh mengatakan, penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan langkah awal untuk mentaati peraturan dalam membangun pabrik lithium dan tembaga di Kabupaten Aceh Besar.

“Ini adalah sebuah kemajuan nyata yang diwujudkan dari komitmen kerja bersama ini, sebagai pembangunan yang berkelanjutan, ramah lingkungan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat lokal,” pintanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tembaga dan lithium merupakan bahan baku yang sangat penting diera energi terbaru dalam kombinasi listrik. Oleh karena itu, dalam kesepakatan kerja sama ini tidak hanya semata mengandalkan penambangan, tetapi juga untuk membuka lapangan baru dan memberikan pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja lokal.

“Sehingga bisa mendorong masuknya investor luar Ke Aceh Besar, sehingga menjadikan Aceh Besar sebagai contoh bagi investasi lain di kawasan Asia Tenggara,” imbuhnya.

Terakhir, Michael Soh juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh atas kepercayaan dan komitmen dalam kerjasama ini.

“Dukungan dan kepercayaan merupakan kunci keberhasilan dari proyek yang akan kita kembangkan. Mari kita bergadeng tangan dan bekerja sama untuk memajukan Kabupaten Aceh Besar kedepannya,” tutup Michael Soh.(*)