Beranda Headline Prof Muklis: Keluarga Dukung Afdhal Khalilullah Dampingi Aminullah di Pilkada 2024

Prof Muklis: Keluarga Dukung Afdhal Khalilullah Dampingi Aminullah di Pilkada 2024

Prof Mukhlis Yunus, Selaku Tim Pemenangan Adhal Khalilullah Calon Wakil Walikota Banda Aceh Pada Pilkada 2024. Foto: Sadhali/SA.

Banda Aceh – Afdhal Khalilullah resmi ditetapkan sebagai bakal calon wakil wali Kota Banda Aceh dari Partai Amanat Nasional (PAN) mendampingi Aminullah Usman. Rekomendasi PAN Banda Aceh ini nantinya akan disampaikan ke DPP PAN, untuk dikeluarkan keputusan resmi partai.

Keputusan Aminullah Usman memilih Afdhal sebagai calon pendamping adalah keputusan yang tepat. Pria kelahiran Trienggadeng, Pidie Jaya, 3 Desember 1988 itu memiliki jiwa kepemimpinan, meski usia masih muda.

“Afdhal memiliki jiwa kepemimpinan yang masih dipupuk, mudah-mudahan background pendidikan, pengalaman dan semangat pengabdian dia itu dimungkinkan untuk memanfaatkan peluang ini,” kata Prof Mukhlis Yunus, Tim Pemenangan Adhal Khalilullah, Kamis (27/6/2024).

Pengalaman Afdhal di organisasi dan dunia kerja memang tak diragukan lagi. Di organisasi, lulusan University Science Malaysia (USM) itu pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia.

Kemudian, Wakil Sekretaris HKTI Aceh, Wakil Ketua HIPMI Aceh, Wakil Sekretaris KNPI Aceh, dan Ketua KNPI Banda Aceh.

Di dunia politik, Afdhal pernah menduduki jabatan sebagai Ketua Bidang DPD Partai Golkar Aceh dan terakhir sebagai Wakil Ketua Bidang OKK DPK Kosgoro Aceh periode 2020-2025.

Sementara di dunia kerja, Afdhal adalah Direktur Utama PT Darussalam Duta Kencana, Direktur Utama PT Karya Abaka Nusantara dan sejumlah usaha lainnya.

Sebagai orang tua, Prof Mukhlis menaruh harapan besar agar Afdhal bisa berbuat lebih kepada masyarakat jika terpilih memimpin Banda Aceh di masa depan.

Apalagi, latar belakang Afdhal sebagai lulusan bidang studi yang berfokus pada manajemen dan teknologi konstruksi, membuatnya handal dalam merencanakan dan mengelola proyek konstruksi yang dapat bermanfaat dalam mengembangkan insfrasruktur kota yang berkelanjutan dan efisien.

Pemahaman mendalam tentang teknologi konstruksi akan memungkinkan Afdhal untuk mengadopsi inovasi terbaru dalam pembangunan kota, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Banda Aceh.

“Background pendidkan Afdhal di rekayasa bangunan dan tata kota tentu bisa memback up dia untuk membantu Aminullah dalam kepemimpinan ke depan,” jelas Prof Mukhlis.

Menurut Prof Mukhlis, maju sebagai kepala daerah adalah sebuah bentuk pengabdian yang pada ujungnya akan menjadi sebuah ibadah.

“Sehingga lebih bermakna bagi orang lain,” ungkap Prof Mukhlis.

Keputusan Afdhal terjun ke dunia politik juga didukung oleh seluruh elemen keluarga. Prof Mukhlis menyebut keluarga sepakat memberi dukungan penuh untuk Afdhal.

“Bekal, semangat dan pengetahuan sudah ada pada dia, maka kami pihak keluarga menaruh harapan agar masyarakat memberikan kepercayaan pada dirinya, dan insyaAllah bisa kita kawal bersama,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Prof Mukhlis juga menjelaskan alasan Afdhal Khalilullah mau dipasangkan dengan Aminullah Usman.

“Amin adalah sosok yag punya pengalaman dengan plus dan minusnya,” ungkap Prof Mukhlis.

Menurutnya, menjadi pemimpin Kota Banda Aceh dengan masalah yang sangat kompleks diperlukan orang orang berpengalaman. Kriteria ini ada pada Aminullah Usman.

“Kalau lah Amin punya sedikit kelemanan pada masa lalu, ini lah kesempatan dia untuk berbuat yang lebih bagus daripada yang lalu,” pungkasnya. [*]