BeritaHeadline

H-1 MTQ ke-35 Aceh Besar, DSI Berpacu dengan Waktu di Tengah Tantangan Cuaca

×

H-1 MTQ ke-35 Aceh Besar, DSI Berpacu dengan Waktu di Tengah Tantangan Cuaca

Share this article
Panggung utama MTQ ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar Tahun 2026 di Lapangan Bola Gampong Seupeu, Kecamatan Kuta Baro, Jumat (23/10/2026). FOTO: (MC ACEH BESAR)

Aceh Besar — Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar pada Sabtu (24/10/2026) malam, Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Besar berpacu dengan waktu untuk menuntaskan persiapan di Lapangan Bola Gampong Seupeu, Kecamatan Kuta Baro. Hujan deras disertai angin dalam dua hari terakhir menjadi tantangan tersendiri, sementara pembenahan panggung utama dan area kegiatan terus dilakukan pada hari terakhir menjelang pembukaan.

Pantauan di lokasi, Jumat (23/10/2026), menunjukkan panggung utama telah berdiri dan tenda-tenda kegiatan sudah terpasang. Sejumlah pekerja masih menyelesaikan pemasangan perlengkapan panggung serta menata area sekitar lokasi. Kondisi lapangan yang masih berlumpur dan terdapat genangan air menjadi perhatian menjelang pembukaan.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi, S.Sos., M.Si., mengatakan kondisi cuaca memengaruhi proses penyelesaian persiapan. Meski pagi hari cuaca cenderung cerah, hujan deras disertai angin kerap melanda pada sore hingga malam hari.

“Pagi hari cuaca memang cenderung cerah, tetapi sore hingga malam hujan deras disertai angin. Seharusnya hari ini persiapan sudah selesai, namun kondisi cuaca semalam cukup memengaruhi pekerjaan di lapangan,” ujar Rusdi.

Ia menjelaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan panitia dan pihak terkait untuk memaksimalkan waktu yang tersisa. Penyelesaian perlengkapan panggung dan pembenahan area kegiatan menjadi prioritas agar lokasi siap digunakan saat pelaksanaan MTQ.

“Kami terus berupaya agar seluruh persiapan dapat dituntaskan sebelum pembukaan. Meskipun menghadapi kendala cuaca, pekerjaan tetap dilanjutkan dengan mengoptimalkan waktu dan tenaga yang tersedia,” katanya.

Rusdi menambahkan, kondisi lapangan juga menjadi perhatian karena akan digunakan oleh peserta, panitia, dan masyarakat yang menghadiri kegiatan. Oleh karena itu, pembenahan area berlumpur dan penanganan genangan air perlu dimaksimalkan untuk mendukung kenyamanan serta kelancaran pelaksanaan MTQ.

Secara visual, persiapan telah menunjukkan kemajuan dengan berdirinya panggung utama dan terpasangnya tenda-tenda kegiatan. Namun, penyelesaian sejumlah perlengkapan dan pembenahan area lapangan masih diperlukan. Hingga berita ini ditulis, belum ada angka resmi mengenai persentase kesiapan keseluruhan.

Rusdi berharap kondisi cuaca mendukung penyelesaian pekerjaan pada hari terakhir persiapan sehingga pembukaan MTQ dapat berlangsung sesuai jadwal.

“Kami berharap cuaca bersahabat sehingga semua pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu. Kami juga mengharapkan dukungan seluruh pihak agar pelaksanaan MTQ ke-35 ini berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.

MTQ ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta mendorong lahirnya qari dan qariah berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi. (*)