Aceh Besar – Sebanyak 663 peserta dari 23 kecamatan akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 Tingkat Kabupaten Aceh Besar Tahun 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan dibuka oleh Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026, di Lapangan Sepak Bola Gampong Seupeu, Kemukiman Bueng Cala, Kecamatan Kuta Baro.
Persiapan pelaksanaan MTQ tersebut dibahas dalam rapat lanjutan yang dipimpin Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri, di ruang rapat Kantor Bupati Aceh Besar, Senin (19/10/2026). Rapat dihadiri staf ahli bupati, para asisten Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua LPTQ Aceh Besar Farhan AP, serta perwakilan camat.
Dalam rapat tersebut, Wabup Syukri menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ ke-35 mendapat dukungan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala OPD, ulama, aparatur gampong, dan seluruh lapisan masyarakat Aceh Besar.
“Sesuai laporan dari Kadis Syariat Islam Aceh Besar, MTQ ke-35 ini akan diikuti sebanyak 663 peserta dari 23 kecamatan se-Aceh Besar,” ujar Syukri.
Ia mengatakan, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga sarana memperkuat syiar Islam serta membina generasi Qurani di Kabupaten Aceh Besar.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyeleksi peserta terbaik yang akan dipersiapkan mewakili Aceh Besar pada MTQ tingkat Provinsi Aceh, nasional, hingga internasional.
Syukri mengajak seluruh masyarakat untuk ikut memeriahkan dan menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-35 yang berlangsung pada 24–31 Oktober 2026 di Kecamatan Kuta Baro.
Ia juga mengingatkan bahwa Aceh Besar memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan dalam ajang MTQ tingkat provinsi. Pada MTQ Provinsi Aceh yang digelar di Kabupaten Pidie Jaya pada November 2025, kafilah Aceh Besar berhasil meraih predikat juara umum.
“Melalui MTQ ke-35 ini, kita berharap dapat menjaring peserta terbaik yang nantinya mampu mempertahankan dan meningkatkan prestasi Aceh Besar pada ajang MTQ berikutnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi, S.Sos., M.Si., didampingi panitia T. Raja Fadhlullah, menjelaskan bahwa perlombaan MTQ ke-35 akan dilaksanakan di sembilan lokasi dengan berbagai cabang yang diperlombakan.
Cabang tilawah anak-anak, remaja, dewasa, dan tunanetra akan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Bueng Cala. Cabang Qiraah Sab’ah Murattal dan Mujawwad remaja serta dewasa digelar di Masjid Jamil Baitul Makmur Ateuk.
Selanjutnya, cabang tartil dan tahfiz 1 serta 5 juz dilaksanakan di Meunasah Gampong Babah Jurong, sedangkan tahfiz 10, 20, dan 30 juz berlangsung di Meunasah Gampong Bueng Bak Jok.
Untuk cabang tafsir bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia, perlombaan dipusatkan di Meunasah Gampong Lampuuk. Cabang Syarhil Qur’an digelar di Aula Kantor Camat Kuta Baro, sementara Fahmil Qur’an dan Khattil Qur’an masing-masing berlangsung di Aula Dayah Daruzzahidin dan ruang kelas dayah tersebut.
Adapun cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) akan dilaksanakan di laboratorium Dayah Daruzzahidin.
Di sisi lain, Plt. Camat Kuta Malaka, Fata Muhammad, S.Pd.I., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, termasuk menyeleksi qari dan qariah terbaik yang akan mewakili kecamatan dalam ajang tersebut.
“Kami sudah siap untuk tampil. Seleksi di tingkat kecamatan juga sudah dilaksanakan beberapa hari yang lalu. Doa kita semua, MTQ ke-35 ini akan berlangsung lancar dan sukses,” pungkasnya.
Melalui penyelenggaraan MTQ ke-35 ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap semangat membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus melahirkan generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai tingkatan.(*)













