HeadlineRagam

PGRI Aceh Besar Lantik Pengurus Asosiasi Guru Bahasa Asing dan Gelar Olimpiade

×

PGRI Aceh Besar Lantik Pengurus Asosiasi Guru Bahasa Asing dan Gelar Olimpiade

Share this article
Ketua PGRI Aceh Besar, Munadi, S.Pd.I., M.Pd Foto bersama usai pelantikan pengurus Asosiasi Guru Bahasa Asing masa bakti 2025–2030, di Aula SMPN 3 Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (15/10/2026). FOTO: (MC ACEH BESAR).

Aceh Besar – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Besar melantik Pengurus Asosiasi Guru Bahasa Asing masa bakti 2025–2030 sekaligus menggelar Olimpiade Bahasa Inggris yang diikuti 68 guru SMP se-Aceh Besar di Aula SMPN 3 Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (15/10/2026).

Ketua PGRI Aceh Besar, Munadi, S.Pd.I., M.Pd., yang memimpin pelantikan, meminta pengurus baru memperkuat kerja sama dan menghadirkan program inovatif untuk meningkatkan kompetensi guru bahasa asing.

“Bahasa Inggris merupakan jendela dunia dan bahasa utama dalam komunikasi internasional. Kami berharap Asosiasi Guru Bahasa Asing dapat menghadirkan berbagai program inovatif demi memacu peningkatan kompetensi guru di Aceh Besar,” kata Munadi.

Ia menekankan pentingnya kekompakan pengurus dalam menjalankan program organisasi selama lima tahun ke depan agar berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Ketua Asosiasi Guru Bahasa Asing periode 2025–2030, Yusriati, S.Pd., M.Pd., mengatakan olimpiade tersebut menjadi sarana mengukur kemampuan akademik sekaligus mempererat hubungan antarguru.

“Olimpiade ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan wadah silaturahmi sekaligus sarana menguji kemampuan akademik guru agar terus terpacu mengembangkan diri,” ujar Yusriati.

Sebanyak 68 guru Bahasa Inggris dari berbagai SMP di Aceh Besar mengikuti kompetisi tersebut. Naskah soal disusun oleh tim dosen Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala (USK) untuk menjaga kualitas dan standar penilaian.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Aceh Besar, Fakhruddin, S.Ag., M.Ag., turut mendukung kolaborasi antarorganisasi profesi guru sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

“Kolaborasi antarorganisasi profesi guru sangat penting untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan mutu pendidikan. Melalui kegiatan seperti ini, para guru dapat saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan profesional dalam menghadapi tantangan pembelajaran,” ungkapnya.

Pelantikan pengurus dan pelaksanaan olimpiade tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan kompetensi pendidik, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris, sekaligus mendorong pengembangan profesionalisme guru SMP di Aceh Besar.(*)