BANDA ACEH – Sebanyak 97 personel Polri mengikuti tes kesamaptaan jasmani dan uji beladiri dalam rangka seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) Tahun Anggaran 2026 di Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh, Selasa (6/10/2026).
Rangkaian seleksi tersebut dibuka oleh Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, tes kesamaptaan jasmani dan uji beladiri merupakan tahapan penting dalam proses seleksi PAG. Tahapan tersebut bertujuan memastikan para peserta memiliki kesiapan fisik, ketahanan jasmani, serta kemampuan beladiri yang mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
“Seleksi ini bukan sekadar mengukur kemampuan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari proses memastikan personel memiliki kesiapan dan kualitas yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas kepolisian,” kata Joko, yang turut mendampingi Wakapolda Aceh saat pembukaan.
Dari total 97 peserta, sebanyak 96 personel merupakan polisi laki-laki (Polki) dan satu personel polisi wanita (Polwan).
Joko menegaskan, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan dan profesional sehingga personel yang nantinya dinyatakan lulus benar-benar memiliki kompetensi serta kesiapan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas.
“Setiap tahapan harus diikuti dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Jadikan seleksi ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membangun semangat pengabdian kepada institusi dan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung terwujudnya personel Polri yang profesional, tangguh dan mampu menghadapi tuntutan tugas yang semakin kompleks.
Seleksi PAG 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan personel dengan kemampuan teknis dan fisik yang baik, tetapi juga memiliki integritas, disiplin serta komitmen kuat dalam memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada masyarakat.
“Harapannya, seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan maksimal dan menjunjung tinggi integritas serta semangat pengabdian,” pungkas Joko.(*)













