HeadlinePemerintah

Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Rp323,5 Juta untuk 13 Rumah Terdampak Kebakaran di Aceh Tenggara

×

Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Rp323,5 Juta untuk 13 Rumah Terdampak Kebakaran di Aceh Tenggara

Share this article
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E. menyampaikan Pemerintah Aceh menyalurkan bantuan senilai Rp323,5 juta kepada masyarakat terdampak kebakaran di Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara. Foto: (Humas Aceh).

BANDA ACEH — Pemerintah Aceh menyalurkan bantuan senilai Rp323,5 juta kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara.

Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Aceh sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta mendukung proses pemulihan pascakebakaran.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E. atau yang akrab disapa Dek Fadh, mengatakan Pemerintah Aceh terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memperbaiki tempat tinggal yang terdampak.

“Pemerintah Aceh akan terus hadir untuk masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kita berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membantu proses pemulihan mereka setelah mengalami kebakaran,” ujar Dek Fadh.

Kebakaran tersebut terjadi pada Rabu, 16 September 2026, sekitar pukul 17.30 WIB di Desa Bambel Gabungan.

Berdasarkan pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, sebanyak 13 rumah terdampak dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, 10 rumah mengalami rusak berat dan tiga rumah lainnya mengalami rusak ringan.

Musibah tersebut berdampak terhadap 13 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 59 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Untuk mendukung penanganan dan pemulihan warga, Pemerintah Aceh menyalurkan sejumlah bantuan yang terdiri dari Bahan Bangunan Rumah (BBR), pangan, sandang, peralatan dapur keluarga, Family Kit, dan Kids Ware.

Pada kategori BBR, bantuan yang diberikan berupa 150 kotak paku seng, 150 lembar seng, 150 kotak paku triplek, serta 150 lembar triplek mica.

Sementara untuk kebutuhan pangan, bantuan yang disalurkan terdiri dari 100 dus air mineral, 25 dus biskuit, 20 dus kecap, 100 dus mi instan, 180 liter minyak goreng, 20 dus sambal, dan 20 dus sarden.

Untuk kebutuhan sandang, Pemerintah Aceh memberikan 100 lembar jilbab dewasa, 100 pcs kain sarung, 100 set mukena dewasa, serta 100 lembar selimut.

Selain itu, disalurkan pula 20 paket peralatan dapur keluarga. Setiap paket terdiri dari dandang kukusan, kompor gas, regulator dan selang, piring, pisau, sendok dan garpu, sendok goreng, wajan, termos air panas, termos nasi, box container, serta gelas minum.

Pemerintah Aceh juga memberikan 20 paket Family Kit dan 20 paket Kids Ware untuk mendukung kebutuhan keluarga dan anak-anak yang terdampak kebakaran.

Dek Fadh menegaskan, Pemerintah Aceh akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan yang diperlukan.

Ia berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat segera dimanfaatkan oleh warga untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus membantu proses pemulihan setelah musibah.

Pemerintah Aceh, kata dia, berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak bencana sebagai bagian dari upaya membangun Aceh yang tangguh, peduli, dan responsif terhadap kondisi masyarakat.(*)