BeritaHeadline

Kapolres Aceh Selatan Janji Rehabilitasi Rumah Janda Eks Kombatan GAM dan Bantu Modal UMKM

×

Kapolres Aceh Selatan Janji Rehabilitasi Rumah Janda Eks Kombatan GAM dan Bantu Modal UMKM

Share this article
Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah menyerahkan bantuan sembako kepada Meilida, janda eks kombatan GAM, saat mengunjungi kediamannya di Desa Krueng Batu, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan, Senin (3/8/2026). Foto: (Humas Polres Aceh Selatan).

Tapaktuan – Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan Kapolres Aceh Selatan, AKBP T. Ricki Fadlianshah. Orang nomor satu di Polres Aceh Selatan itu mengunjungi rumah seorang janda eks kombatan GAM di Desa Krueng Batu, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (3/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres tidak hanya menyerahkan bantuan sembako, tetapi juga berkomitmen merehabilitasi rumah keluarga tersebut yang selama ini kerap terendam banjir. Selain itu, ia juga berjanji membantu modal usaha agar keluarga itu memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Kunjungan kemanusiaan tersebut menyasar kediaman Meilida (42), yang harus membesarkan tiga anaknya seorang diri setelah suaminya, almarhum Dusamat, mantan kombatan GAM, meninggal dunia pada 2023.

Ketiga anak Meilida masing-masing Raja Maisa (18), M. Razianda (5), dan Nur Asma Fitri (3). Kondisi keluarga ini menjadi perhatian karena rumah yang mereka tempati sering terdampak banjir, sementara anak bungsunya diketahui mengalami kondisi kurang gizi.

AKBP T. Ricki Fadlianshah mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi tempat tinggal dan kehidupan keluarga tersebut. Menurutnya, kehadiran Polri harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi warga yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.

“Selain memberikan bantuan kebutuhan pokok, kami juga berkomitmen membantu rehabilitasi rumah agar keluarga ini memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan lebih aman dari ancaman banjir,” ujar Kapolres.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan berupaya memastikan kebutuhan gizi anak-anak keluarga tersebut mendapat perhatian. Bahkan, Polres Aceh Selatan berinisiatif membantu modal usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi Meilida agar mampu membangun usaha mandiri.

“Kita juga berinisiatif membantu modal usaha UMKM kepada Meilida agar memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan. Semoga bantuan ini menjadi langkah awal bagi keluarga untuk membangun usaha mandiri, meningkatkan pendapatan, dan keluar dari tekanan ekonomi yang selama ini dihadapi,” kata T. Ricki.

Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sesaat, tetapi diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan keluarga tersebut.

Kepedulian yang ditunjukkan Kapolres Aceh Selatan ini menjadi wujud nyata bahwa Polri tidak hanya menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra yang peduli terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.

Melalui rehabilitasi rumah, perhatian terhadap pemenuhan gizi anak, serta dukungan modal usaha, diharapkan kehidupan keluarga Meilida dapat berangsur membaik sehingga anak-anaknya dapat tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih cerah.(*)