EkonomiHeadline

Gerakan Pangan Murah di Baitussalam Diserbu Warga, Bantu Tekan Harga Sembako

×

Gerakan Pangan Murah di Baitussalam Diserbu Warga, Bantu Tekan Harga Sembako

Share this article
Masyarakat antrian berbelanja pangan Pemkab Aceh Besar melalui Dinas Pangan di Halaman Kantor Camat di Kantor Camat Baitussalam, Aceh Besar, Selasa (14/07/2026). FOTO: (MC ACEH BESAR)

ACEH BESAR – Ratusan warga memadati halaman Kantor Camat Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (14/7/2026), untuk mendapatkan kebutuhan pokok bersubsidi melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). Di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan, program tersebut menjadi solusi bagi masyarakat untuk memperoleh sembako dengan harga yang lebih terjangkau.

Sejak dibuka pukul 09.00 WIB, masyarakat terlihat mengantre dengan tertib untuk membeli paket bahan pangan yang disediakan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Pangan bekerja sama dengan Perum Bulog Kanwil Aceh, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bank Indonesia, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Aceh Besar.

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok. Kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujar Bupati yang akrab disapa Syech Muharram.

Menurutnya, selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, program tersebut juga menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan di pasaran.

“Program ini juga menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar, Mukhlis, SP, menjelaskan Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan.

“Melalui kegiatan ini masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. Ini menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli paket sembako seharga Rp215.000 yang terdiri dari beras premium 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kilogram, satu papan telur ayam, bawang merah 500 gram, dan cabai merah 500 gram. Seluruh komoditas telah disubsidi sehingga dijual di bawah harga pasar.

Sekretaris Camat Baitussalam, Ridwan, SE., Ak, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan program tersebut sangat dibutuhkan.

“Sejak pagi masyarakat sudah datang untuk mendapatkan paket sembako. Program ini sangat membantu warga karena harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Untuk memperoleh paket pangan bersubsidi, masyarakat diwajibkan membawa fotokopi KTP sesuai domisili kecamatan.

Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Baitussalam merupakan titik kedelapan dari rangkaian pelaksanaan di 10 kecamatan selama Juli 2026. Kegiatan selanjutnya dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Ingin Jaya pada 15 Juli dan Kecamatan Kuta Malaka pada 16 Juli 2026.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap program ini mampu menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta meringankan beban pengeluaran masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.(*)