BeritaHeadline

Kapolda Aceh Perkuat Kedekatan Polisi dan Masyarakat Lewat Pendekatan Humanis

×

Kapolda Aceh Perkuat Kedekatan Polisi dan Masyarakat Lewat Pendekatan Humanis

Share this article
Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah. Foto: (Humas Polda Aceh).

BANDA ACEH – Kepemimpinan Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., mendapat apresiasi dari berbagai kalangan atas sejumlah terobosan yang dinilai berhasil memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat di Aceh.

Perwira tinggi Polri kelahiran Tangse, Kabupaten Pidie, 20 Juni 1968 itu dinilai mampu menghadirkan pendekatan kepemimpinan yang humanis dengan tetap mengedepankan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Sejak menjabat sebagai Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah berupaya membangun kepercayaan publik melalui berbagai kebijakan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai mampu mengikis stigma bahwa kantor polisi merupakan tempat yang menakutkan bagi warga yang ingin mencari keadilan atau menyampaikan pengaduan.

Melalui berbagai program yang dijalankan, jajaran kepolisian didorong untuk lebih terbuka, ramah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran polisi tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Transformasi tersebut turut memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap institusi kepolisian. Hubungan yang semakin harmonis antara polisi dan warga telah mendorong terciptanya kolaborasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di berbagai wilayah Aceh.

Selain fokus pada pelayanan publik, Kapolda Aceh juga mendorong personel untuk aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan di masjid, dayah, maupun forum kemasyarakatan dinilai efektif dalam mempererat hubungan emosional dengan warga.

Di sektor pemberdayaan ekonomi, jajaran Polda Aceh turut mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai bentuk pendampingan dan kemitraan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas sosial.

Irjen Pol. Marzuki juga dikenal aktif membangun komunikasi dengan para ulama, tokoh adat, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Pendekatan kolaboratif tersebut menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga kondusivitas daerah dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial secara dialogis.

Di bidang lingkungan hidup, Polda Aceh di bawah kepemimpinannya menggagas program Green Policing yang berfokus pada upaya pelestarian lingkungan, pencegahan kerusakan hutan, serta penanggulangan pembalakan liar. Program tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan melalui pendekatan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, dunia usaha, dan media massa.

Tidak hanya itu, Polda Aceh juga berperan aktif mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan instansi terkait, personel kepolisian turut mendampingi berbagai program pertanian yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Berbagai langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari transformasi institusi kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, Polda Aceh terus berupaya membangun citra kepolisian yang profesional, humanis, serta hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.(*)