HeadlineRagam

May Day 2026 di Banda Aceh Berlangsung Kondusif, Polda Aceh Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Pekerja

×

May Day 2026 di Banda Aceh Berlangsung Kondusif, Polda Aceh Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Pekerja

Share this article
Wakapolda Aceh Ari Wahyu Widodo berfoto bersama warga usai penyaluran bantuan beras pada peringatan May Day 2026 di Banda Aceh, Jumat (1/5/2026). Foto: (Humas Polda Aceh).

Banda Aceh – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Banda Aceh berlangsung tertib, aman, dan penuh nuansa kebersamaan, Jumat (1/5/2026). Selain menjadi ruang penyampaian aspirasi bagi para pekerja, kegiatan ini juga diwarnai aksi sosial serta pelayanan kemanusiaan dari jajaran kepolisian.

Ratusan personel gabungan dari Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh dikerahkan untuk mengawal jalannya kegiatan. Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengatur arus lalu lintas, mengamankan jalannya aksi, serta memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.

Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif.

“Personel kami disiagakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan May Day dimulai sejak pagi hari dengan titik kumpul di halaman Masjid Raya Baiturrahman. Acara diawali dengan sambutan panitia, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan doa.

Selanjutnya, massa yang tergabung dalam aliansi pekerja Aceh melakukan konvoi menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Rute konvoi dimulai dari kawasan masjid menuju Simpang Lima, sempat berhenti di depan Gedung DPRA, lalu melanjutkan perjalanan melalui sejumlah ruas jalan utama sebelum berakhir di kawasan Taman Sari Banda Aceh.

Sepanjang perjalanan, para peserta menyampaikan aspirasi terkait isu ketenagakerjaan. Setibanya di lokasi akhir, kegiatan dilanjutkan dengan orasi dari pimpinan konfederasi, federasi, dan serikat pekerja. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kematian secara simbolis kepada ahli waris peserta May Day.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Polda Aceh turut menyalurkan bantuan pangan berupa 2,5 ton beras kepada peserta yang dipusatkan di Taman Sari. Selain itu, kegiatan donor darah digelar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia Banda Aceh, melibatkan peserta aksi dan masyarakat umum.

Kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta, termasuk tiga orang penyandang disabilitas, dengan mengusung tema “Bangga Berjuang Mewujudkan Kesejahteraan Pekerja.”

Ketua aliansi pekerja Aceh, Saiful Mart, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah beserta jajaran atas pelayanan dan pengamanan yang diberikan.

Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakapolda Aceh Ari Wahyu Widodo yang mewakili Kapolda, Irwasda, pejabat utama Polda Aceh, Kapolresta Banda Aceh, Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta perwakilan DPRA. Sementara itu, Kapolda Aceh memantau langsung jalannya kegiatan melalui Command Center Polda Aceh.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sebelum pelaksanaan salat Jumat, dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga kondusif.

Momentum May Day di Banda Aceh tahun ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi pekerja, tetapi juga mencerminkan kuatnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan elemen pekerja dalam membangun solidaritas serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.(*)