Aceh Besar — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menyatakan kesiapan penuh untuk menyalurkan bantuan daging meugang dari Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri A. Jalil, usai mengikuti rapat koordinasi melalui zoom meeting bersama Deputi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta pemerintah kabupaten/kota se-Aceh, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (18/3/2026).
Bantuan tersebut akan disalurkan kepada sebanyak 905 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 49 gampong dalam 10 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar.
Wabup Syukri menjelaskan, total daging bantuan yang akan didistribusikan diperkirakan mencapai 7,5 ton (berat hidup), disesuaikan dengan anggaran dari pemerintah pusat serta harga daging di wilayah Aceh.
“Berdasarkan anggaran yang diberikan pemerintah pusat dan disesuaikan dengan harga daging di Aceh, total bantuan yang akan kita distribusikan diperkirakan mencapai 7,5 ton,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk jumlah ekor sapi yang akan dipotong masih dalam tahap perhitungan, mengingat proses pengadaan saat ini masih berlangsung. Pembelian sapi dilakukan langsung oleh Dinas Pertanian Aceh Besar melalui bidang peternakan.
“Jumlah sapi belum bisa dipastikan karena masih dalam proses pembelian. Namun seluruh proses ini kita pastikan berjalan sesuai prosedur,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syukri mengungkapkan bahwa sapi yang telah dibeli akan dibawa ke Rumah Potong Hewan (RPH) Lambaro pada Kamis (19/3/2026) untuk dilakukan pemotongan sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
“Sapi yang dibeli akan dibawa ke RPH Lambaro untuk dipotong, kemudian langsung didistribusikan kepada masyarakat penerima,” katanya.
Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini diprioritaskan kepada masyarakat terdampak banjir yang telah terdata, sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Penyaluran ini kita prioritaskan kepada masyarakat terdampak banjir yang sudah terdata, agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.
Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu mereka merayakan tradisi meugang dan menyambut Idul Fitri dengan lebih layak.(*)













