BeritaDaerahHeadline

Dayah Raudhatul Mubarakah Gelar Pengajian Bersama MUDAB

×

Dayah Raudhatul Mubarakah Gelar Pengajian Bersama MUDAB

Share this article

Aceh Barat – Dayah Raudhatul Mubarakah Darul Munawwarah, Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, menggelar pengajian bersama Majelis Ulama Dayah Aceh Barat (MUDAB), Rabu, 24 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di tengah suasana duka masyarakat Aceh yang sedang menghadapi bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah.

Pengajian tersebut dihadiri para ulama dayah, pimpinan pesantren, guru, santri, serta masyarakat sekitar. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai ruang muhasabah dan doa bersama untuk para korban bencana alam agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masa sulit.

Sejumlah santri Dayah Raudhatul Mubarakah bersama para ulama memanjatkan doa khusus bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh. Doa tersebut ditujukan agar para korban mendapat perlindungan dari Allah SWT serta kemudahan dalam proses pemulihan kehidupan pascabencana.

Pengajian MUDAB kali ini menghadirkan Abon Amiruddin Mar, Pimpinan Dayah Budi Dua, Kabupaten Aceh Jaya, sebagai pemateri utama. Kegiatan ini juga diikuti ulama dari berbagai dayah dan pesantren di Kabupaten Aceh Barat, yang turut mendiskusikan sejumlah persoalan keagamaan.

Pimpinan Dayah Raudhatul Mubarakah Darul Munawwarah, Waled H. Dhiauddin HS, mengatakan forum MUDAB menjadi ruang strategis bagi ulama dayah untuk memperdalam kajian fiqih serta menyatukan pandangan dalam merespons persoalan hukum Islam yang berkembang di tengah masyarakat.

“Forum ini penting agar ulama memiliki pemahaman yang utuh dan dapat menjadi rujukan bagi umat dalam menjalani kehidupan beragama,” ujar ulama yang akrab disapa Waled Seuneubok.

Sementara itu, penggerak utama MUDAB, Tgk Arifin, mengapresiasi terselenggaranya pengajian tersebut. Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut sebagai wadah memperkuat persatuan ulama dan pengembangan keilmuan Islam di Aceh Barat, khususnya di tengah tantangan sosial dan bencana alam yang dihadapi masyarakat. (*)