Dispar Banda Aceh: Pariwisata Berperan Memacu Pertumbuhan Ekonomi
Banda Aceh – Sektor pariwisata memegang peranan penting dalam mendongkrak jumlah wisatawan berkunjung ke Banda Aceh. Di sisi lain, sektor ini juga berpotensi besar dalam meningkatkan pendapatan daerah, termasuk memacu pertumbuhan ekonomi.
Data Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Banda Aceh menunjukkan bahwa jumlah wisatawan yang berkunjung ke pusat ibu kota Provinsi Aceh itu dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan.
Pada tahun 2021 jumlah wisatawan yang berkunjung ke Banda Aceh berjumlah 251.836 wisatawan. Kemudian, pada tahun 2022 meningkat menjadi 328.169 orang.
Sementara pada 2023 wisatawan yang berkunjung ke daerah paling barat Indonesia itu berjumlah 382.029. Terjadi peningkatan 53.860 wisatawan atau sebesar 16,41 persen.
Pencapaian dalam tiga tahun tersebut membuat Dispar Banda Aceh semakin optimis terjadinya peningkatan jumlah wisatawan pada tahun ini, apalagi bersamaan dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

Pada ajang tersebut, Provinsi Aceh akan mempertandingkan 33 cabang olahraga (cabor). Sementara Sumatera Utara akan mempertandingkan 34 cabor. Dari puluhan cabor tersebut, sebagian besar dipertandingkan di Banda Aceh.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh, Said Fauzan mengatakan, PON XXI Aceh-Sumut 2024 diprediksi bakal dihadiri puluhan ribu wisatawan. Mereka berasal dari atlet, ofisial, suporter dan unsur lainnya.
Menurut Said Fauzan, banyaknya cabor yang dipertandingkan di Banda Aceh bisa saja membuat kota ini bakal ramai dikunjungi pengunjung. Apalagi, kota ini merupakan pintu gerbang masuknya para wisatawan dari segala penjuru Nusantara.
“Ini karena Banda Aceh pusat ibu kota provinsi Aceh, sekaligus gerbang masuknya tamu dari luar, dari Bandara SIM Aceh Besar, mereka pasti akan melewati Banda Aceh,” kata Said Fauzan, beberapa waktu lalu.(*)
Pariwisata Banda Aceh Semakin Dinamis
Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Banda Aceh dalam tiga tahun terakhir membuat perkembangan pariwisata di kota ini semakin dinamis.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh, Said Fauzan mengatakan, peningkatan pengunjung setiap tahunnya ke Banda Aceh menjadi ukuran jika kota ini semakin kondusif bagi wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara.
Said menjelaskan, saat ini pariwisata memegang peranan penting karena memiliki banyak manfaat dari kegiatan pariwisata itu sendiri, terlebih ke depan Kota Banda Aceh akan menjadi tuan rumah pada event nasional yaitu PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024.
Menurut mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemerintah Kota Banda Aceh itu, penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 bakal meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang ekonomi.
“Tentunya event ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan penghasilan ekonomi masyarakat yang merupakan poin penting dari pariwisata itu sendiri,” kata Said Fauzan.

Menyadari hal itu, Said Fauzan menambahkan pihaknya akan berkomitmen untuk terus menggelar event promosi pariwisata dan serius melahirkan talent yang berbakat untuk mempromosikan pariwisata di Kota Banda Aceh.
“Kami dari Dispar berkomitmen terus menggelar event-event sebagai upaya promosi pariwisata dan serius melahirkan talent muda guna mempromosikan keindahan kota, keindahan alam budaya, sejarah, kuliner serta hal menarik lainnya yang ada di Kota Banda Aceh,” tutur Said Fauzan.
Selain menggelar event dan melahirkan talent, Dispar Banda Aceh juga sedang gencar mempromosikan potensi wisata di kota ini, melalui berbagai platform media sosial. Selain itu, promosi juga dilakukan melalui media cetak, online hingga reklame
“Melalui promosi, orang akan tahu apa saja potensi yang dimiliki Banda Aceh, sehingga mereka tertarik kemari,” ujar Said Fauzan. (*)
Kesempatan tak Datang Kedua Kali
Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh Triansyah Putra mengatakan bahwa kesempatan Aceh menjadi tuan rumah PON tidak akan datang untuk kedua kalinya. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin.
“Saya berharap masyarakat betul-betul memanfaatkan kesempatan penyelenggaraan PON di Aceh ini, khususnya di Banda Aceh, karena mengingat PON akan sulit terulang di sini,” kata pria yang akrab disapa Boy itu, beberapa waktu lalu.
Menurut Boy, ada beberapa cara yang bisa dilakukan masyarakat dalam memanfaatkan momentum PON XXI Aceh-Sumut 2024 ini, salah satunya memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat, sehingga membuat mereka terkesan dengan daerah ini.
“Dengan terkesan dengan daerah ini, baik potensi wisatanya maupun masyarakatnya, wisatawan akan berkunjung lagi kemari,” kata Boy.
Boy menyadari PON XXI Aceh-Sumut adalah momentum Banda Aceh dalam mendongkrak jumlah wisatawan. Pada tahun 2023, dari 382.029 jumlah wisatawan yang berkunjung ke Banda Aceh, 355.251 di antaranya adalah wisatawan nusantara. Sementara 26.778 lainnya merupakan wisatawan mancanegara.

Boy optimis jumlah wisatawan ke Banda Aceh pada tahun ini semakin meningkat, seperti dalam tiga tahun terakhir, sehingga perputaran ekonomi di kota ini juga semakin terasa dan pada akhirnya akan memacu pertumbuhan ekonomi.
“Saya berpesan, manfaatkan sebaik mungkin momentum PON XXI ini, beri pelayanan maksimal, sehingga peputaran ekonomi masyarakat di Banda Aceh akan lebih maksimal pula,” kata Boy.
Dalam kesempatan itu, Boy juga mengajak para delegasi PON XXI dari seluruh provinsi di Nusantara untuk berkunjung ke sejumlah destinasi wisata yang ada di Kota Banda Aceh. Kunjungan dapat dilakukan di sela pelaksanaan event olahraga terbesar Tana Air itu.
“Silakan menikmati keindahan alam dan wisata Banda Aceh, masyarakat Banda Aceh siap menyambut tamu atau wisatawan, karena adat kami “Peumulia Jamee” (memuliakan tamu),” pungkas Boy. [*]
Advertorial.












