HeadlineRagam

Wakili Bupati, Staf Ahli Makmun Hadiri Peringatan HUT ke-81 TNI di Blang Padang

×

Wakili Bupati, Staf Ahli Makmun Hadiri Peringatan HUT ke-81 TNI di Blang Padang

Share this article
Staf Ahli Bupati Aceh Besar, Ir Makmun MT menghadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Lapangan Uapacara Blang Padang, Banda Aceh, Senin (05/9/2026). FOTO: (MC ACEH BESAR).

BANDA ACEH – Mewakili Bupati Aceh Besar Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan, Ir Makmun MT menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berlangsung di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh, Senin (5/10/2026).

Upacara peringatan HUT ke-81 TNI berlangsung sederhana tanpa defile pasukan, demonstrasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), maupun atraksi personel seperti pada peringatan tahun-tahun sebelumnya. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Staf Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kasdam IM), Brigjen TNI Dwi Sasongko, bertindak sebagai inspektur upacara.

Kehadiran Staf Ahli Makmun mewakili Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung pembangunan, menjaga stabilitas keamanan, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Staf Ahli Makmun menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk keterlibatan prajurit dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Aceh.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengapresiasi pengabdian TNI yang senantiasa hadir untuk masyarakat. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting dalam mendukung pembangunan serta membantu masyarakat, demi kemakmuran rakyat,” ujar Makmun.

Sementara itu, Kasdam IM Brigjen TNI Dwi Sasongko menjelaskan, pelaksanaan upacara secara sederhana berkaitan dengan masih banyaknya prajurit TNI yang dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di sejumlah wilayah Aceh.

“Sebagian besar prajurit kita masih bertugas dalam penanganan bencana,” kata Dwi kepada wartawan usai upacara.

Ia menyebutkan, prajurit dari jajaran Kodam Iskandar Muda, TNI Angkatan Laut (TNI AL), dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) masih terlibat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Kegiatan tersebut meliputi pembangunan jembatan, perbaikan sekolah, normalisasi lahan persawahan, penyediaan air bersih, pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta perbaikan infrastruktur jalan.

Menurut Dwi, Satgas Jembatan TNI telah membangun sebanyak 293 jembatan, baik jembatan Bailey, jembatan perintis, maupun jembatan beton. TNI juga masih membantu pembangunan kembali sekolah yang mengalami kerusakan berat hingga rusak total.

Selain itu, normalisasi lahan persawahan yang terdampak bencana terus dilakukan di sejumlah daerah, termasuk Aceh Tamiang, Pidie, dan Aceh Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Dwi juga menyampaikan bahwa TNI meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama periode Oktober hingga Desember 2026.

Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan mitigasi serta kesiapan personel dan peralatan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana. TNI juga telah berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menghadapi potensi ancaman bencana di Aceh.

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Semua itu perlu kolaborasi. Dengan kemampuan kita, baik personel maupun alutsista, tentunya sangat mendukung upaya penanganan bencana,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap sinergi dengan TNI dan seluruh unsur terkait terus terjalin dengan baik guna mendukung pembangunan daerah, memperkuat kesiapsiagaan bencana, serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.(*)