ACEH BESAR – Di tengah terik matahari Jumat (14/8/2026), sejumlah siswa SMA Negeri 1 Lhoknga tampak berdiri tegap di lapangan. Seragam latihan melekat di tubuh mereka, sementara langkah kaki dan gerakan tangan terus diselaraskan.
Tidak ada kata santai. Setiap aba-aba diikuti dengan penuh konsentrasi. Sesekali, gerakan diulang hingga benar-benar seragam. Mereka adalah anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Lhoknga yang tengah menjalani latihan pemantapan menjelang upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Bagi para siswa tersebut, tugas mengibarkan Sang Merah Putih bukan sekadar menjalankan rangkaian upacara. Di balik tugas itu terdapat tanggung jawab dan kebanggaan karena dipercaya menjadi bagian penting dalam peringatan hari kemerdekaan di tingkat Kecamatan Lhoknga.
Latihan dilakukan secara intensif. Baris-berbaris, kekompakan formasi, sikap sempurna, hingga gerakan saat prosesi pengibaran bendera menjadi bagian yang terus dimantapkan.
Satu gerakan yang kurang tepat harus diperbaiki. Satu langkah yang tidak seragam menjadi perhatian. Para siswa dituntut mampu bergerak dalam satu irama sehingga seluruh rangkaian pengibaran bendera nantinya berlangsung tertib dan khidmat.
Latihan juga mendapat pendampingan dari anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas Polsek Lhoknga. Kehadiran mereka tidak hanya membantu mengarahkan teknis baris-berbaris, tetapi juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap disiplin dan percaya diri.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan para anggota Paskibra agar mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Tim Paskibra yang berasal dari SMA Negeri 1 Lhoknga terlihat serius mengikuti setiap tahapan latihan. Mereka menyadari bahwa pengibaran bendera pada 17 Agustus akan menjadi momen yang disaksikan masyarakat.
Karena itu, setiap latihan menjadi kesempatan untuk memperbaiki kekurangan.
Di lapangan, kekompakan menjadi kunci. Tidak boleh ada yang berjalan sendiri. Semua gerakan harus mengikuti aba-aba dan berada dalam satu irama.
Nilai-nilai itulah yang secara tidak langsung turut membentuk karakter para siswa. Kedisiplinan, kerja sama, ketekunan dan rasa tanggung jawab menjadi bagian yang mereka pelajari selama menjalani proses latihan.
Hari pelaksanaan upacara semakin dekat. Waktu latihan yang tersisa menjadi kesempatan terakhir untuk memastikan seluruh gerakan benar-benar matang.
Bagi para anggota Paskibra SMA Negeri 1 Lhoknga, 17 Agustus 2026 bukan hanya tanggal dalam kalender. Hari itu menjadi kesempatan untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan sekaligus menunjukkan rasa cinta kepada Tanah Air.
Sang Merah Putih yang nantinya mereka kibarkan menjadi simbol perjuangan dan kemerdekaan yang diwariskan para pendahulu bangsa.
Dengan langkah yang semakin mantap, mereka terus berlatih. Keringat yang jatuh di lapangan menjadi bagian dari proses menuju satu tugas yang sederhana dalam bentuk, tetapi besar dalam makna: mengibarkan Merah Putih dengan penuh kehormatan.
Semangat para siswa tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai anak bangsa.(*)












