HeadlineParlementaria

DPRK Aceh Besar Dukung Investasi Untuk Kesejahteraan Masyarakat

×

DPRK Aceh Besar Dukung Investasi Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Share this article
Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti, A.Md,. Foto: (Humas DPRK Aceh Besar).

ACEH BESAR — Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam membuka peluang investasi yang luas bagi para pelaku usaha. Dukungan tersebut diberikan dengan catatan bahwa setiap investasi harus tetap berlandaskan pada nilai-nilai syariat Islam serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti, A.Md, Sabtu (28/3/2026), sebagai bentuk komitmen legislatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

“DPRK Aceh Besar sangat mendukung masuknya investor ke daerah ini. Namun, investasi yang masuk harus tetap mengikuti aturan yang berlaku, khususnya yang berkaitan dengan penerapan syariat Islam dan kepentingan masyarakat,” ujar Abdul Muchti.

Menurutnya, Aceh Besar memiliki potensi investasi yang sangat besar dan menjanjikan di berbagai sektor. Mulai dari sektor pariwisata, peternakan, perkebunan, hingga perikanan, semuanya memiliki peluang untuk dikembangkan secara optimal.

Ia menilai, keberagaman potensi sumber daya alam yang dimiliki Aceh Besar menjadi daya tarik tersendiri bagi investor. Ditambah lagi dengan posisi geografis yang strategis serta keberadaan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda yang memudahkan akses transportasi dan mobilitas barang maupun orang.

“Potensi kita sangat lengkap. Tinggal bagaimana kita mengelola dan memanfaatkannya secara maksimal. Ini tentu menjadi peluang besar bagi investor untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Abdul Muchti menegaskan bahwa DPRK Aceh Besar siap mendukung setiap kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempermudah masuknya investasi, termasuk dalam hal perizinan. Namun demikian, ia juga menekankan pentingnya pengawasan agar investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami siap mendukung investor yang ingin berinvestasi di Aceh Besar. Proses perizinan harus dipermudah, tetapi tetap harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Yang terpenting, investasi tersebut harus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kehadiran investor tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal. Dengan demikian, angka pengangguran dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan.

Selain itu, investasi juga diharapkan mampu mendorong peningkatan pendapatan masyarakat serta memperkuat ekonomi lokal melalui pemberdayaan sektor-sektor unggulan yang ada di Aceh Besar.

“Investasi harus memberikan efek berganda (multiplier effect), seperti membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menggerakkan ekonomi lokal. Ini yang kita harapkan bersama,” katanya.

Abdul Muchti juga mengingatkan bahwa investasi yang masuk ke Aceh Besar tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan semata. Para investor diharapkan memiliki tanggung jawab sosial serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, termasuk dalam aspek sosial dan lingkungan.

“Investor harus hadir sebagai mitra pembangunan, bukan hanya mencari keuntungan. Mereka juga harus memperhatikan aspek sosial, budaya, dan lingkungan, serta menghormati nilai-nilai yang berlaku di Aceh,” ujarnya.

Dalam konteks penerapan syariat Islam, Abdul Muchti menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Aceh. Oleh karena itu, setiap kegiatan usaha yang dijalankan di Aceh Besar harus sejalan dengan nilai-nilai syariat yang berlaku.

“Ini menjadi ciri khas dan identitas Aceh. Jadi, investor harus memahami dan menghormati aturan tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada investor, terutama dalam hal kemudahan perizinan, kepastian hukum, serta dukungan infrastruktur.

Menurutnya, pelayanan yang baik akan menjadi salah satu faktor penting dalam menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Aceh Besar.

“Pemerintah daerah harus hadir memberikan kepastian dan kemudahan bagi investor. Dengan begitu, kepercayaan investor akan meningkat dan investasi akan terus tumbuh,” jelasnya.

Di sisi lain, DPRK Aceh Besar juga berkomitmen untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap setiap investasi yang masuk, guna memastikan bahwa seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku serta tidak merugikan masyarakat.

Abdul Muchti berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRK, dan investor dapat terjalin dengan baik, sehingga pembangunan di Aceh Besar dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

“Dengan kerja sama yang baik, kita optimistis Aceh Besar dapat menjadi daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera, tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat Islam yang menjadi landasan utama,” pungkasnya. (*)