Aceh Besar – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan mengimplementasikan Program Beut Kitab Bak Sikula sebagai salah satu program unggulan di bidang pendidikan agama. Program tersebut akan diluncurkan langsung oleh Bupati Aceh Besar Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram, Selasa sore (10/3/2026) di Kompleks Gedung Dekranas Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Aceh Besar Muhajir mengatakan program tersebut bertujuan memperkuat pendidikan agama Islam di sekolah formal, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Sebanyak 215 sekolah dasar dan 90 sekolah menengah pertama, baik negeri maupun swasta di Aceh Besar akan melaksanakan Program Beut Kitab Bak Sikula ini,” kata Muhajir kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (9/3/2026).
Pada kesempatan yang sama, Bupati Aceh Besar bersama unsur Forkopimda dan organisasi perangkat daerah (OPD) juga akan menyerahkan santunan kepada sekitar 4.800 anak yatim dari berbagai kecamatan. Kegiatan tersebut akan dirangkaikan dengan tausiah agama serta buka puasa bersama yang turut dihadiri ulama, tokoh masyarakat, perwakilan forum keuchik, dan Tim Commando Independen. Total peserta dan undangan diperkirakan mencapai 500 orang.
Muhajir berharap seluruh pihak, mulai dari OPD terkait, kepala sekolah, guru, hingga orang tua siswa dapat memberikan dukungan penuh agar implementasi program tersebut berjalan sukses.
“Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintahan Bupati Syech Muharram dan Wakil Bupati Syukri A. Jalil dalam meningkatkan mutu pendidikan, terutama di tingkat SD dan SMP di Aceh Besar,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Rahmawati menjelaskan bahwa program Beut Kitab Bak Sikula merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan agama Islam di lingkungan sekolah.
Menurutnya, untuk menjalankan program tersebut, kebutuhan tenaga pengajar diperkirakan mencapai 457 orang yang akan ditempatkan di 215 SD dan 90 SMP di seluruh Aceh Besar.
Pada tahap awal tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah merekrut 124 guru sebagai bagian dari program percontohan. Kemudian pada seleksi lanjutan tahun 2026 dibuka kembali rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di seluruh sekolah.
“Dari kebutuhan 333 orang yang dibuka pada seleksi tahap kedua tahun 2026, sebanyak 276 orang dinyatakan lulus. Selain itu, ada 42 guru dari kategori guru SPT tahun 2025 yang juga lulus seleksi,” jelas Rahmawati.
Ia menambahkan, terdapat pula 10 guru dari program Beut Kitab Bak Fauzul Kabir yang sebelumnya telah mengajar dan menjadi bagian dari tenaga pengajar program tersebut. Dengan demikian, total guru yang telah lulus seleksi mencapai 452 orang, sehingga masih tersisa kekurangan lima orang lagi dari total kebutuhan 457 guru.
Melalui implementasi program Beut Kitab Bak Sikula ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap dapat memperkuat pendidikan agama, menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini, serta melahirkan generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.(*)













