DaerahHeadline

Polri Bangun 76 Hunian Tetap untuk Korban Banjir Kejuruan Muda, Progres Capai di Atas 50 Persen

×

Polri Bangun 76 Hunian Tetap untuk Korban Banjir Kejuruan Muda, Progres Capai di Atas 50 Persen

Share this article
Personel kepolisian meninjau progres pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir di Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (1/3/2026).Foto: (Humas Polda Aceh)

Aceh Tamiang – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir di Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Hingga awal Maret 2026, progres pembangunan menunjukkan peningkatan signifikan.

Program Huntap tersebut merupakan bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir besar yang melanda wilayah itu beberapa waktu lalu. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga terlibat aktif dalam membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K, dalam keterangannya, Minggu, 1 Maret 2026, menyampaikan bahwa capaian pembangunan terus bergerak sesuai target.
Untuk Huntap tipe 36 sistem precast, sebanyak 34 unit telah terbangun atau sekitar 38 persen dari total perencanaan. Sementara Huntap tipe Ruspin telah terealisasi 42 unit dengan capaian progres 53,12 persen.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa Polri hadir secara nyata di tengah masyarakat. Kami terus berupaya agar pembangunan hunian tetap ini dapat selesai tepat waktu sehingga masyarakat segera menempati rumah yang layak dan aman,” ujar Joko.

Ia menambahkan, progres signifikan tersebut tidak terlepas dari perhatian dan pengawasan langsung pimpinan. Beberapa hari sebelumnya, Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah bersama Wakapolda Aceh dan pejabat utama melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi wujud keseriusan dan tanggung jawab pimpinan dalam mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran, berkualitas, serta selesai sesuai jadwal.
Pembangunan Huntap dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas konstruksi, ketahanan bangunan, dan standar kelayakan huni.

Pengawasan lapangan dilakukan secara rutin guna menjamin setiap proses berjalan optimal.
Melalui pembangunan 76 unit Huntap tersebut, diharapkan stabilitas sosial dan pemulihan ekonomi masyarakat di Kecamatan Kejuruan Muda dapat segera bangkit.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam setiap tahapan pemulihan pascabencana sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(*)