HeadlineParlementaria

Tuanku Muhammad Minta Penertiban Anjing Liar di Banda Aceh

×

Tuanku Muhammad Minta Penertiban Anjing Liar di Banda Aceh

Share this article
Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad. Foto: (Humas DPRK Banda Aceh).

Banda Aceh – Meningkatnya jumlah anjing liar yang berkeliaran di sejumlah gampong dalam wilayah Kota Banda Aceh menuai keluhan warga. Laporan masyarakat menyebutkan, kawanan anjing liar kerap terlihat di lingkungan permukiman, bahkan hingga memasuki pekarangan rumah dan fasilitas umum.

Beberapa wilayah yang dilaporkan terdampak antara lain Gampong Lamgugob, Gampong Pineung, dan Gampong Mulia. Warga mengaku merasa terganggu karena anjing-anjing tersebut tidak hanya berkeliaran pada siang hari, tetapi juga malam hari.

Menanggapi kondisi itu, Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, mendesak Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh agar segera mengambil langkah konkret.

“Saya harap DP2KP Kota Banda Aceh segera menertibkan kawanan anjing liar yang mulai banyak berkeliaran di permukiman warga. Sudah banyak laporan masyarakat yang merasa dirugikan, mulai dari anjing yang masuk ke rumah, tempat ibadah, merusak barang milik warga seperti peralatan rumah tangga, sandal, pakaian, hingga mengacak-acak sampah sebelum diangkut armada kebersihan,” ujar Tuanku.

Ia menambahkan, penanganan harus dilakukan secara terukur dan terkoordinasi untuk mencegah risiko yang lebih besar, termasuk ancaman gigitan anjing yang berpotensi menularkan rabies.
“DP2KP perlu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengambil langkah nyata, seperti operasi tangkap, sterilisasi, vaksinasi, atau relokasi anjing liar guna menjaga ketertiban umum dan mencegah penyakit mematikan seperti rabies,” tegasnya.

Menurutnya, penanganan ini juga mendesak mengingat saat ini masyarakat tengah menjalani ibadah di bulan Ramadan. Aktivitas warga yang berlangsung hingga malam hari dikhawatirkan terganggu jika anjing liar terus berkeliaran di jalanan dan sekitar tempat ibadah.

Tuanku berharap pemerintah kota segera merespons keluhan masyarakat agar suasana Banda Aceh tetap aman dan nyaman, khususnya selama bulan suci Ramadan.(*)