Banda Aceh — Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kuliah umum bertema “Peningkatan Peran USK dalam Menghasilkan SDM Unggul dan Inovasi serta dalam Pembangunan Ekonomi Nasional” dengan menghadirkan anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, sebagai narasumber utama. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium FMIPA USK, Banda Aceh, Senin (9/2/2026).
Rektor USK, Prof. Dr. Marwan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Rokhmin Dahuri yang telah beberapa kali berkunjung ke kampus tersebut. Ia menegaskan, kuliah umum ini memiliki makna penting karena digelar pada hari pertama dimulainya perkuliahan semester genap setelah aktivitas akademik sempat tertunda akibat banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul kembali. Insyaallah kita menatap masa depan yang lebih baik, tetap belajar dan bersemangat meskipun berasal dari daerah terdampak, sebagai insan yang unggul dan berprestasi,” ujar Marwan.
Menurutnya, kehadiran Prof. Rokhmin sangat relevan dengan visi pengembangan USK, mengingat latar belakangnya sebagai akademisi, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, serta anggota DPR RI yang membidangi sektor pertanian, perikanan, dan kelautan bidang yang sejalan dengan potensi strategis Aceh.
“Aceh memiliki kekuatan besar di sektor agraris dan maritim. Ini sejalan dengan visi USK untuk mendorong inovasi di bidang pertanian dan kelautan agar melahirkan wirausaha muda, menciptakan lapangan kerja, dan menjawab tantangan pembangunan ke depan,” tambahnya.
Rektor juga menilai tantangan pembangunan bangsa ke depan tidaklah ringan. Namun, pengalaman Aceh bangkit pascatsunami menjadi modal optimisme untuk menghadapi berbagai ujian, termasuk bencana alam dan dinamika ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Dulu pascatsunami kita mampu bangkit. Hari ini kita kembali diuji oleh bencana. Karena itu, kami berharap Prof. Rokhmin dapat memberikan pencerahan dan motivasi bagi seluruh sivitas akademika agar kita dapat bangkit bersama dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” tuturnya.
Sementara itu, Prof. Rokhmin Dahuri dalam pemaparannya mengajak sivitas akademika untuk bersyukur atas potensi besar yang dimiliki Indonesia, termasuk USK yang terus menunjukkan prestasi sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Sumatera.
“Kunci utama membangun bangsa adalah sumber daya manusia yang unggul dan inovatif. Jika kelak menjadi pemimpin atau tokoh besar, maka harus mampu berpikir dan bertindak dalam skala global,” tegasnya.
Ia menambahkan, bonus demografi Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal melalui peningkatan kualitas SDM, mengingat posisi Indonesia yang sangat strategis di tingkat global.
“Indonesia memiliki jumlah penduduk usia produktif yang besar dan letak geografis yang sangat strategis. Semua itu adalah modal besar untuk maju. Namun, kita tidak boleh menjadi bangsa yang malas. Kita harus terus belajar, berinovasi, dan bekerja keras,” pesannya.
Kuliah umum ini diikuti ratusan mahasiswa dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, para dekan dan wakil dekan, pimpinan unit kerja, serta dosen di lingkungan USK sebagai bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.(*)













