ACEH BESAR – Ratusan jamaah Masjid Babul Maghfirah, Gampong Tanjong Seulamat, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, antusias menyambut kunjungan Syekh Sameeh Hajjaj, Mufti asal Gaza, Palestina, pada Jumat (25/7/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Syekh Sameeh menyampaikan kondisi terkini rakyat Palestina yang terus mengalami penjajahan dan kekejaman dari rezim Zionis Israel. Melalui tausiahnya, ia menggambarkan penderitaan masyarakat Gaza akibat blokade dan serangan militer yang berkepanjangan, serta menyoroti keterlibatan negara-negara besar.
“Israel mendapat bantuan dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Jika mereka bisa saling membantu, mengapa umat Islam tidak membantu Palestina?” tanya Syekh Sameeh, suara lirihnya menggugah kesadaran jamaah.
Pada kesempatan itu Syekh Sameeh menyerukan empat bentuk dukungan nyata bagi perjuangan Palestina, khususnya dari masyarakat Indonesia yang disebutnya memiliki posisi strategis di dunia Islam:
1. Dakwah dan Informasi
Menyampaikan fakta penjajahan Palestina kepada publik, terutama generasi muda, untuk membangun kesadaran sejak dini.
“Katakan kepada anak-anak bahwa masih ada satu negara yang dijajah di dunia ini, yakni Palestina,” ucapnya.
2. Pertolongan Langsung
Memberikan bantuan kemanusiaan seperti makanan, tempat tinggal, dan obat-obatan, serta memboikot produk-produk Israel sebagai bentuk perlawanan ekonomi.
“Jika membeli produk Israel, Anda memperkaya penjajah. Jika memboikot, Anda memiskinkannya,” tegasnya.
3. Aksi Sosial dan Digital
Menggunakan media sosial untuk menyuarakan perjuangan rakyat Palestina. Ia menepis anggapan bahwa aksi digital tak berdampak.
“Posting-an kalian bisa menjadi semangat bagi mereka di Gaza,” ujarnya.
4. Pendidikan Kesadaran Palestina
Menanamkan nilai-nilai perjuangan dan pembelaan terhadap Palestina sejak dini.
“Membela Palestina adalah kewajiban agama, sebagaimana shalat dan puasa juga wajib,” pungkasnya.
Tausiah menggugah itu turut disaksikan oleh Imam Besar Masjid Babul Maghfirah Drs. Tgk. Aji Adam, Ketua Umum BKM Wirzaini Usman, tokoh ulama Dr. Tgk. Syahminan, Remaja Masjid, perangkat gampong, Tuha Peut, Babinkamtibmas, dan ratusan jamaah Jumat lainnya. (*)












