Beranda Daerah Pemkab Aceh Besar Terima 1.584 Mahasiswa KKN USK Periode XXV dan XXVI

Pemkab Aceh Besar Terima 1.584 Mahasiswa KKN USK Periode XXV dan XXVI

Asisten III Sekdakab Jamaluddin SSos MM bersama Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Mustanir, M.Sc menandatangani berita acara penyerahan Mahasiswa Kerja Kuliah Nyata (KKN) USK di Halaman Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatsn Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (08/07/2024). FOTO: MC ACEH BESAR

* Juga Pengabdian Dosen 2024 

Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar kembali menerima 1.584 orang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler Universitas Syiah Kuala (USK) periode XXV, dan XXVI. Tidak hanya mahasiswa, tahun ini Aceh Besar juga menerima KKN tematik pengabdian dosen tahun 2024 dengan tema “Penguatan UMKM dan SIGAP, serta pemanfaatan potensi gampong untuk penurunan dan pencegahan stunting”.

Penyerahan mahasiswa KKN dan pengabdian dosen USK kepada Pemkab Aceh Besar digelar di Halaman Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (08/07/2024).

Dalam sambutannya, Penjabat (Pj) Bupati Muhammad Iswanto SSTP MM diwakili Asisten III Administrasi Umum Sekdakab Aceh Besar Jamaluddin SSos MM mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa peserta KKN, yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah Kabupaten Aceh Besar.

Kemudian, atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Jamal mengucapkan terima kasih kepada Rektor dan civitas akademika Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang telah memilih Kabupaten Aceh Besar sebagai lokasi pelaksanaan KKN untuk yang sekian kalinya.

“Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih, mudah-mudahan KKN Ini memiliki dampak yang besar terhadap masyarakat kami, terutama dalam merubah karakter pola pikir dan sesuai dengan tema yaitu penguatan UMKM, SIGAP dan pencegahan stunting,” katanya.

Ia menyampaikan, beberapa minggu yang lalu Pemerintah sudah menyelesaikan pelaksanaan kegiatan penimbangan serentak se Kabupaten Aceh Besar, dengan persentase pelaksanaannya 100 persen. Sekarang angka stunting di Aceh Besar sudah mengalami penurunan ke angka 16,1 persen, karena bila dibandingkan dengan ditahun 2023 masih sangat tinggi yaitu 30,1 persen.

“Maka, kami harapkan pada peserta KKN, untuk memberikan pemahaman, motivasi dan bisa mengerakkan masyarakat terutama ibu hamil, balita untuk mengunjungi Posyandu, sehingga mereka mengerti akan pentingnya dari pada kegiatan posyandu dan kesehatan bayi,” paparnya.

Selain itu, ia meminta kepada peserta KKN untuk membantu para pelaku UMKM, apalagi selama ini UMKM di Kabupaten Aceh Besar sudah mulai berkembang. Mohon dibantu, supaya mereka lebih terarah dari segi pemasaran produk. “Sebab dari segi produk kita sudah mampu bersaing dengan yang lain, cuma kita masih kalah dari cara Packigan produknya, sehingga UMKM kita sedikit lambat untuk menjual produknya. Jadi, tolong dibantu mereka,” pintanya.

Oleh karena itu, Jamal berharap dengan pelaksanaan KKN ini para mahasiswa mendapat tambahan keterampilan, informasi, wawasan dan pemahaman terhadap permasalahan yang sedang dialami di gampong atau desa yang menjadi lokasi pengabdian. “Sehingga nantinya para mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang didapat serta mampu memberikan solusi juga pencerahan dan sekaligus kontribusi positif bagi pembangunan di gampong dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar, khususnya di gampong lokasi pengabdian peserta KKN,” tuturnya.

Sementara itu Rektor USK melalui Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan USK, Prof. Dr. Mustanir MSc, mengatakan KKN ini merupakan angkatan ke XXV dan XXVI dengan total mahasiswa USK yang ikut KKN periode ini berjumlah 1.584, yang ditempatkan di Kabupaten Aceh Besar. “Jadi, mereka akan mengabdi di masyarakat selama 1 bulan di beberapa kecamatan dalam wilayah Aceh Besar,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, mahasiswa KKN ini hadir dengan berbagai kultur budaya yang berbeda, banyak dari antara mereka tidak bisa berbahasa Aceh, sebab mereka ada yang dari luar negeri seperti negara negara Thailand dan Laos

“Walaupun dengan berbagai latar belakang tersebut, kami mohon kepada Pemkab dan masyarakat Aceh Besar untuk menerima anak-anak kami, karena selama 1 bulan mereka akan mengasah diri, belajar budaya, adat istiadat dan belajar bagaimana cara bermasyarakat, apalagi mereka calon penentu bangsa kedepan nantinya,” pungkasnya.

Pada acara yang ikut dilakukan penandatanganan berita penyerahan mahasiswa KKN USK, juga turut hadir Kepala DPPKBPP dan PA Aceh Besar, Drs. Fadhlan dan sejumlah pimpinan USK.(*)