Beranda Headline Percasi Aceh Gelar Seleksi Atlet Catur PON XXI

Percasi Aceh Gelar Seleksi Atlet Catur PON XXI

Sebanyak lima pecatur terjaring dari seleksi umum kategori putra putaran pertama dan enam pecatur putri calon atlet PON Aceh yang digelar di Balee Ihsan, Banda Aceh, 20 – 24 Desember 2023.(Foto/Dok Percasi Aceh).

Banda Aceh – Sebanyak lima pecatur terjaring dari seleksi umum kategori putra putaran pertama dan enam pecatur putri calon atlet PON Aceh yang digelar di Balee Ihsan, Banda Aceh, 20 – 24 Desember 2023.

 

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Aceh, H Ihsanuddin MZ, SE, MM mengatakan, dengan spirit seleksi diharapkan mendapatkan pecatur potensial dan berkemampuan yang optimal untuk dipersiapkan menghadapi PON XXI/2024 Aceh–Sumatera Utara.

 

Ihsanuddin yang membuka seleksi ini menyebutkan, dengan mengandalkan pecatur potensial hasil seleksi yang nantinya dibina melalui pemusatan latihan daerah (Pelatda) yang dilaksanakan KONI Aceh pada 2024, bisa maksimal tampil pada PON XXI untuk meraih prestasi terbaik.

 

“Saya berharap semua peserta dapat mengerahkan kemampuan secara maksimal dalam seleksi ini dan bertanding sportif dalam meraih prestasi terbaik untuk menjadi atlet PON,”pintanya.

 

Sementara itu, lima pecatur putra yang terjaring dari seleksi putaran pertama yang berlangsung tiga hari, 20 – 22 Desember yaitu Master Nasional (MN) Dika Ibrahim (Pengprov Percasi Aceh), Musliadi S.Sos (Banda Aceh), Chairon (Lhokseumawe), Marzuki Tarigan (Aceh Tengah), Jalaluddin Al Mubarok (Pengprov Percasi Aceh).

 

Ketua Harian Pengprov Percasi Aceh, Qamaruzzaman Haqny menjelaskan, seleksi putaran pertama ini diikuti 47 pecatur kategori putra dan 14 pecatur kategori putri.

 

Qamaruzzaman menyebutkan, para pecatur yang mengikuti seleksi kategori putra merupakan peraih medali di PORA XIV/2022 di Pidie dan pecatur terbaik utusan Pengkab/Pengkot Percasi kabupaten/kota masing-masing kuota dua atlet, dua peserta willcard Pengprov Percasi Aceh, yaitu MN Dika Ibrahim dan MN Jalaluddin Al Mubarok yang dinilai berprestasi di tingkat nasional pada 2023.

 

Qamaruzzaman menyebutkan, pada kategori putra ini yang mendaftar ikut seleksi putaran pertama 47 pecatur, menggunakan pertandingan sistim Swiss tujuh babak.

 

Katanya, kategori putri diikuti 14 pecatur utusan kabupaten/kota juga bertanding sistim Swiss tujuh babak, berlangsung dua hari, telah terjaring 3 atlet yaitu Agus Winarsih (Langsa), Annisa Aprilia (Abdya) dan Famela Naridha (Aceh Barat).

 

Dengan seleksi ini, kita sudah memiliki enam pecatur dipersiapkan untuk PON yaitu tiga pecatur hasil seleksi ditambah tiga atlet potensial yakni MN Wita Rahayu (Aceh Besar), MN Klarisa Sabila (Banda Aceh) dan Intan Nurhidayah (Aceh Tamiang).

 

Sebutnya, enam pecatur putri tersebut dipersiapkan untuk bertanding ke PON pada kategori beregu (empat lima pecatur) dan perorangan satu pecatur.

 

Dijelaskannya, lima pecatur putra hasil seleksi putaran pertama melanjutkan seleksi ke putaran kedua bergabung bersama tiga atlet yang selama ini telah menjalani Pelatda KONI Aceh yaitu FM Zulkhairi, MN Sarmadoli, MN Irwandi.

 

Pada putaran kedua ini ada 8 pecatur diseleksi dengan sistim round robin, tujuh babak berlangsung dua hari, 23 – 24 Desember. “Pada kategori putra kita juga menjaring enam pecatur untuk dipersiapkan di Pelatda menghadapi PON XXI/2024,” ujarnya. (*)