Beranda Headline DPRA Minta Pemerintah Pusat Cari Solusi Soal Rohingnya

DPRA Minta Pemerintah Pusat Cari Solusi Soal Rohingnya

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Teuku Raja Keumangan (TRK). Foto: Sadhali.

Banda Aceh – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Teuku Raja Keumangan (TRK) meminta pemerintah pusat mencari solusi terkait masalah pengungsi Rohingya.

Masalah ini, kata TRK, dianggap memiliki dimensi hubungan antar negara, sehingga penanganan yang efektif perlu dilakukan oleh pihak yang memiliki wewenang lebih tinggi, dalam hal ini pemerintah pusat.

“Kalau kita lihat dari sisi kemanusiaan, ini perlu penanganan, tapi saya kira ini harus pemerintah pusat yang turun tangan, karena ini terkait hubungan antar negara, jadi kita berharap ada langkah langkah konkrit dari pemerintah pusat terhadap pengungsi Rohingnya ini,” kata TRK, Senin (11/12/2023).

Politisi Partai Golkar itu juga meminta masyarakat untuk mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam menyikapi kedatangan imigran gelap tersebut.

Meskipun demikian, TRK juga menekankan perlunya kehati-hatian dalam mengambil langkah, mengingat belum jelasnya misi dari pengungsi tersebut.

“Faktor kehati-hatian kita juga perlu, ini tidak tahu misinya apa, saya kira langkah yang harus diambil oleh pemerintah pusat,” tambahnya.

TRK menambahkan, Gubernur Aceh sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat juga harus memikirkan permasalahan ini.

“Sehingga masalah Rohingnya ini bisa teratasi,” kata TRK.

Untuk diketahui, gelombang pengungsi Rohingnya terus berdatangan ke Aceh. Kedatangan mereka pun ditolak oleh masyarakat setempat.

Seperti pada Minggu (10/12/2023), 135 etnis Rohingya mendarat di pesisir Aceh Besar. Kedatangan imigran gelap ini ditolak oleh warga, mereka kemudian dibawa ke Kantor Gubernur Aceh pada Minggu malam.

Pemerintah setempat kemudian membawa para pengungsi ini ke Scout Camp Pramuka, Seulawah. Saat tiba di sana, etnis Rohingnya juga mendapat penolakan, sehingga harus kembali dibawa ke Banda Aceh. [*]